Tahun 2019, Bantaran Kali Grojogan Ditata

Contoh pembangunan selter kali grojogan

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora- Bupati Blora Djoko Nugroho, berencana melakulan penataan di kawasan bantaran kali grojogan melintang melintasi Jalan Pemuda Blora. Kali yang mengalir hingga di kawasan wisata Tirtonadi itu, dibantarannya akan dibanguan semacam salter untuk menjadi pusat perekonomian masyarakat.

Bupati menjelaskan, penataan itu akan dilaksanakan tahun 2019 mendatang. “Akan ditata, dibuat petak-petak untuk aktivitas masyarakat,” kata Bupati Djoko Nugroho, saat ditemuai Suarabanyuurip.com belum lama ini di Blora.

Lokasi tersabut, kata pria yang memimpin wilayah seluas 1822 Km2  itu, bisa difungsikan untuk berjualan atau kawasan kuliner.

“Tapi bukan untuk tempat tinggal. Susah nanti kalau digunakan untuk tempat tinggal, malah kelihatan kumuh,” ujarnya.

Pada sisi bantaran, memang tumbuh pepohohan yang sudh meninggi dengan ukuran yang cukup besar. Namun, tidak akan dilakukan pemotongan.

“Pohonnya tidak akan dipotong, supaya suasananya tetap asri,” ujar mantan Pimpinan Dandim Rembang tersebut.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sebenarnya telah memberikan contoh dibantaran kali yang membujur sepanjang Jalan Sudirman itu.

Baca Juga :   Tes CPNS Dianggap Tak Memenuhi Rasa Keadilan

“Kami berikan satu contoh untuk menjadi pertimbangan,” ungkap Sam Gautama Karna Jaya, Kepala DPUPR Blora, dikonfirmasi terpisah.

Dijelaskan, konsepnya nanti sebenarnya untuk talud jalan. Supaya tidak terjadi longsoran. “Tapi konsep talud yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasanya.

Dari sisi konstruksi, menurut Sam Gautama, tidak akan menimbulkan persoalan. “Kondtruksinya kuat, selama tidak ada bangunan permanen di atasnya,” ungkapnya.

Rencana, penataan di kawasan itu akan dibangun secara bertahap. Dengan anggaran awal sebesar Rp1,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Blora tahun 2019 mendatang. Sebab, untuk membangun satu petak saja membutuhkan anggaran Rp400 juta.

“Itu pun lokasi bawah bangunan tidak ditata,” ujarnya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *