SuaraBanyuurip.com -Â Hidayatul Khoiriyah
Tuban –Â Jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tercatat 58.390 keluarga yang tersebar di 20 kecamatan. Jumlah tersebut berubah setiap tahap, mengingat ada empat tahapan pencairan PKH.
“Meskipun masih miskin, tapi tidak ada komponen maka akan dicoret,†ujar Koordinator Kabupaten Arif Hidayatullah kepada suarabanyuurip.com di ruangan kerjanya, Jumat (28/12/2018).Â
Perubahan tersebut dipengaruhi dengan keadaan masyarakat antara lain telah meninggal. Sekaligus warga yang tidak komitmen di tengah jalan dalam melaksanakan program seperti tidak aktif menyekolahkan anak, aktif posyandu dan lainnya.Â
Program PKH yang digulirkan pemerintah termasuk program yang mendapat pendampingan dari awal hingga akhir. Sehingga hasil akhir dapat di pantau.
“Inilah yang membedakan PKH dengan program lain,” ucapnya.
Pendampingan dilakukan untuk memotivasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan memberikan program Family Develomment Session (FDS). Harapannya KPM dapat berubah mindset, sikap, dan perilaku.Â
“Dari pendampingan tersebut, akan ada graduasi, bagi yang sudah mengalami perkembangan di ekonominya,†imbuhnya.
Arif mengharapkan masyarakat cerdas dan lebih sadar dalam menggunakan program tersebut dengan tepat guna manfaat. Sekaligus tidak berpikir selamanya akan mendapatkan bantun sosial.
“Masyarakat harus berpikir untuk keluar dari kemiskinan,†pungkasnya. (hida)Â