SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya selesai menyalurkan alokasi dana desa (ADD) tahap III ke 419 desa di 28 Kecamatan sebesar Rp47,4 miliar pada awal minggu ini.Â
“ADD tahap tiga atau tahap akhir sudah selesai dicairkan semua,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Ibnu Soeyoeti, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (29/12/2018).Â
Penyelesaian penyaluran ADD tersebut dilakukan menjelang akhir tahun dikarenakan masih banyak desa dari beberapa kecamatan yang belum menyerahkan proposal pencairan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) di awal bulan.
“Kita instruksikan, paling lambat tanggal lima belas desember lalu untuk segera menyerahkan proposal pencairan,” ujar pria asal Pulau Dewata ini.Â
Dengan adanya tambahan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas) pada triwulan ke empat sebesar Rp403,8 miliar maka secara otomatis memberi dampak juga pada ADD yang disalurkan baik tahun 2018 maupun 2019 mendatang.
“Tahun ini, ADD nya naik meski belum signifikan,” imbuh pria berkumis lebat ini. Â
Dari data yang didapat suarabanyuurip.com, untuk penyaluran ADD tahap III di 28 Kecamatan diantaranya adalah Kecamatan Bojonegoro mendapat sebesar Rp791 juta, Kecamatan Kapas sebesar Rp2,2 miliar, Kecamatan Trucuk sebesar Rp1,3 miliar, Kecamatan Sukosewu sebesar Rp1,4 miliar, Kecamatan Balen sebesar Rp2,4 miliar, Kecamatan Sugihwaras sebesar Rp1,8 miliar, Kecamatan Temayang sebesar Rp1,3 miliar, Kecamatan Dander sebesar Rp1,9 miliar, dan Kecamatan Baureno sebesar Rp2,6 miliar.
Sementara untuk Kecamatan Kepohbaru, mendapat sebesar Rp2,7 miliar, Kecamatan Kedungadem sebesar Rp2,6 miliar, Kecamatan Sumberjo sebesar Rp2,7 miliar. Kecamatan Kanor sebesar Rp2,6 miliar, Kecamatan Kalitidu sebesar Rp2 miliar, Kecamatan Bubulan sebesar Rp573 juta, dan Kecamatan Gondnag sebesar Rp853 miliar.
Kemudian, Kecamatan Ngasem mendapat sebesar Rp2,1 miliar, Kecamatan Kedewan sebesar Rp540 juta, Kecamatan Malo sebesar Rp2 miliar, Kecamatan Purwosari sebesar Rp1,4 miliar, Kecamatan Ngambon sebesar Rp545 miliar. Kecamatan Padangan sebesar Rp1,6 miliar, Kecamatan Kasiman Rp1 miliar, Kecamatan Tambakrejo sebesar Rp2,1 miliar.Â
Selanjutnya, Kecamatan Ngraho sebesar Rp1,7 miliar, Kecamatan Margomulyo sebesar Rp796 juta, Kecamatan Sekar sebesar Rp789 miliar dan Kecamatan Gayam sebesar Rp2,2 miliar.(rien)