SuaraBanyuurip.com –
Bojonegoro – PT. Rekayasa Industri (Rekind) bekerjasama dengan Majelis Taklim Ulul Albab (MTUA) dan Rumah Zakat Surabaya menggelar doa bersama di Masjid Al Hamza Proyek Gas Processing Facility (GPF) – Jambaran Tiung Biru (JTB), Jumat (4/1/2019).
Doa bersama ini mengundang 21 pimpinan/pengurus pondok pesantren (ponpes), masjid dan pengurus Taman Pendidikan Al – Qur’an (TPA) Rumah Tahfidz di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Site Manager Rekind Proyek GPF JTB, Zainal Arifin mengatakan, doa bersama ini dilaksanakan dalam rangka tasyakuran atas terlaksananya Pemancangan Tiang Perdana Proyek GPF JTB.
“Alhamdulillah, prosesi pemancangan perdana berjalan aman dan lancar,” katanya.
Selain doa bersama, Rekind, MTUA dan Rumah Zakat Surabaya juga membagikan 235 Al – Qur’an dan 100 paket sembako kepada 21 pengurus/pimpinan ponpes, masjid dan TPA Rumah Tahfidz di Bojonegoro dan Blora.
“Semoga bermanfaat dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ungkap Zainal Arifin.
Untuk diketahui, Pada Jumat (4/1/2019) kemarin, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) bersama Konsorsium PT Rekayasa Industri/Rekind – Japan Gas Corporation/JGC dan Japan Gas Corporation Indonesia/JGCI (RJJ) melakukan pemancangan Perdana EPC Gas Processing Facisility (GPF) Proyek Pengembangan Lapangan Gas JTB.
Acara tersebut di hadiri Direktur Hulu PT Pertamina (Persero), Dharmawan H Samsu, Deputi Operasi SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman, Direktur Utama Rekind, Yanuar Budinorman, Project Manager Rekind, Budi Prianto. Ketua DPRD Bojonegero, Sigit Kusharijanto dan Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli. (red)