Penderita ODGJ di Tuban Tercatat 840 Jiwa

Penderita ODGJ di Tuban Tercatat 840 Jiwa

SuaraBanyuurip.com - Hidayatul Khoiriyah

Tuban – Penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mencapai 840 jiwa sepanjang tahun 2018. Jumlah tersebut naik 173 dari tahun 2017 lalu sebanyak 667 jiwa.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ODGJ. Yani tekanan, keturunan, dan keluarga yang kurang mendukung sehingga menimbulkan tekanan berlebih dari penderita. Gejala awal sulit tidur, sering melamun, serta berbicara sendiri.

“Rata-rata ditinggal suami, pacar, atau karena tekanan lain,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Endah Nurul, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (8/1/2019).

Salah satu kecamatan dengan penderita ODGJ terbanyak yakni di kecamatan Merakurak, tepatnya di Desa Tahulu. 

Pendamping ODGJ dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Merakurak, Kasdono saat memberikan pengobatan kepada salah satu penderita ODGJ di Desa Sumberejo, Kecamatan Merakurak, menjelaskan wilayah sekitar Lapangan Gas Sumber termasuk yang paling banyak penderita ODGJ.

“Di Merakurak banyak ODGJ,” terangnya. 

 Kepala Desa Sumberejo, Amri Ma’ruf menjelaskan di desa yang dinahkodainya memiliki penderita ODGJ sejumlah tiga orang. Pihaknya telah melakukan penanganan dengan melakukan kerja sama antara pemdes dan puskesmas serta TKSK Merakurak.

Baca Juga :   Fitra Serukan Reformasi Total BPK Pusat dan Daerah

“Kemarin kami antarkan langsung ke Rumah Sakit Menur,” beber petinggi ramah itu.  

 Salah satu penyebab sulitnya ODGJ disembuhkan karena dari keluarga tidak memberikan kesempatan kepada pemdes dan puskesmas untuk melakukan penyembuhan.

“Biasanya karena malu,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu keluarga dari penderita ODGJ, Sumijah mengaku memberikan kesempatan dari pemdes dan puskesmas untuk melakukan tindakan. Hal itu dilakukan demi kesembuhan kakaknya.

“Dari puskesmas sering melakukan peninjauan untuk mengikuti perkembangan dari kakak saya,” pungkas Sumijah, saat ditemui di kediamannya. (hida) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *