SuaraBanyuurip.com – Edi Supraeko
Bojonegoro – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gayam, Ajun Komisaris Polisi Harjo inten menjalin komuniksi dengan empat pilar di wilayah Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kali ini, pria yang pernah menjadi tim judi dan asusila Polda Jatim itu menjalin komunikasi dengan redaksi media suarabanyuurip.com (SBU) dan anggota Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B), Kamis (17/1/2019).
Dalam kesempatan itu, kapolsek banyak berdiskusi tentang upaya-upaya yang sedang dan akan dilakukan untuk mewujudkan keamanaan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya. Tak kalah pentingnya mengajak semua pihak untuk memerangi berita hoax yang kerap muncul menjelang pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) April 2019 mendatang. Â
“Media massa ini memiliki peranan penting mencerdaskan masyarakat. Kita harapkan bisa ikut membantu menciptakan suasana yang kondunsif dan memberikan informasi yang mencerdaskan,” tuturnya.Â
Dijelaskan, komunikasi dengan empat pilar ini merupakan atensi khusus dari Kapolres Bojonegoro, AKPB Ary Fadli. Polsek jajaran diminta untuk meningkatkan komunikasi agar dapat menciptakan kondusifitas wilayahnya.Â
“Kalau komunikasi dengan empat pilar ini kapolsek yang harus turun langsung. Kita ada group WhatsApp internal cangkrukan,” ujar pria asli Desa Temu, Kecamatan Kanor itu.Â
Komunikasi berlangsung santai dan gayeng. Banyak ide-ide yang disampaikan Ketua LIMA 2B, Mugito Citrapati, untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas maupun sosialisasi memerangi berita hoax. Diantaranya melalui warung kopi, dan jamaah tahlil rutinan. Â
“Saya kira itu lebih efektif. Di tempat itu selain bisa sosialisasi, kita juga bisa mendapatkan informasi-informasi dan isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat,” saran Gito, sapaan akrabnya.Â
Cangkrukan di redaksi SBU diakhiri makan bareng nasi goreng. Usai dari redaksi suarabanyuurip.com, Kapolsek Gayam AKP Harjo melanjutkan menghadiri undangan panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk nonton bareng debat pertama Capres dan Cawapres antara pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.(edi)