SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah pusat kembali melanjutkan pelebaran jalan Nasional, sepanjang ruas Jalan Cepu-Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Mulanya, pada tahun 2018 lalu proyek tersebut sempat tertunda dan harus dilanjutkan tahun 2019 ini.
Kegiatan tersebut masuk dalam proyek preservasi pelebaran jalan Blora-Cepu. Mengunakan anggaran APBN sebesar Rp 83,7 miliar yang dikerjakan selama satu tahun penuh sejak 4 Desember 2018 sampai 28 Desember 2019 dengan hitungan 390 hari.
Proyek ini dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jateng PPK Rembang-Blora-Cepu.
Pejabat Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jateng PPK Rembang-Blora-Cepu, Suratno mengatakan, proyek fisik pelebaran jalan sudah dimulai dari timur mulai Desa Nglobo, Kecamatan Jiken.
“Pelaksanaan pelebaran jalan sapanjang 11,2 kilometer,” ujarnya.
Terlihat, proses pengerukan samping kiri jalan dibagian paling timur di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken. Dan beberapa pekerja mulai melakukan penguatan landasan. Di jalan Blora – Cepu turut Desa Nglobo itupun mulai dilakukan aktifitas buka tutup jalan.
Pohon-pohon besar disepanjang Blora – Cepu sampai tugu depan Rumah Sakit PKU Blora dilakukan penebangan.
“Semuanya akan dilebarkan 3 meter, ke kiri dan kanan 1,5 meter,” ujar pengawas lapangan pelaksana proyek Ramelan.
Menurutnya, pelebaran jalan ini dimulai pertigaan Desa Nglobo sampai ke tugu masuk kota Blora atau tepat depan rumah sakit PKU Blora. Tapi untuk proses penguatan landasan ini pihak rekanan mendapatkan kesulitan.
Bagian dasar yang baru saja dilakukan pengerukan pasca hujan terisi air. Yang menyulitkan proses penguatan landasan jalan. Terlebih saat mengunakan slender kecil banyak terdapat lumpur. (Ams)