SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengapresiasi program Bupati Anna Muawanah yaitu Kartu Pedagang Produktif (KPP) yang tujuannya adalah membantu para pedagang di Bojonegoro.
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Prianto, mengatakan, meski KPP tujuannya baik, namun seharusnya Pemkab Bojonegoro mensosialisasikannya dengan matang.
“Minimal, ada study kelayakan kira-kira pedagang yang seperti apa yang dicover KPP ini, apakah pedagang kecil, menengah, atau pedagang besar,” ujarnya.
Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro ini, Pemkab memiliki infrastruktur yang cukup untuk mensosialisasikan keberadaan KPP ini kepada masyarakat seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kecamatan, dan Pemerintah Desa.
“Kalau ada masyarakatnya yang jadi pedagang sampai tidak tahu atau tidak tercover KPP ini ya sangat disayangkan,” tegasnya.
Selain itu, study kelayakan patut dilakukan juga untuk tawaran permodalan senilai Rp25 juta dengan bunga ringan 0,5 persen. Karena, Pemerintah Pusat sekarang ini juga menurunkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berupa pinjaman senilai ratusan juta dan bunga yang sangat ringan.
“Nah, ini juga harus dilihat apakah sudah sinkron dengan program dari pemerintah pusat,” pungkasnya.
Di konfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Perdagangan, Agus Hariana, belum memberikan tanggapannya. Pesan pendek yang dikirimkan suarabanyuurip.com belum dibalas begitupula saat dihubungi melalui sambungan telephonnya.(rien)