SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Project Koordinator New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban, Kadek Ambarawa Jaya siap memfasilitasi warga di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, khususnya pemilik lahan untuk melihat kemajuan masyarakat sekitar Kilang Cilacap maupun Balongan. Upaya ini sebagai bukti bahwa kehadiran Pertamina di suatu wilayah selalu membawa multi player effect.
“Sering kami sampaikan ke masyarakat monggo kami fasilitasi,” ujar Kadek kepada suarabanyuurip.com, selepas diskusi publik yang digelar Trisakti Mining and Energy Research (Timer) Institute pada Sabtu (26/1/2019) bertemakan peran industri Migas bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tuban.
Di Kilang Cilacap maupun Balongan, lanjut dia, warga Tuban bisa melihat langsung perkembangan ketika tak ada kilang dan setelah ada kilang.
“Kenapa harus kesana, supaya masyarakat Tuban mengetahui langsung manfaat dari kilang itu sendiri,” ujarnya.
Selain berkomitmen memfasilitasi kunjungan ke Kilang Cilacap dan Balongan, pihaknya juga rajin turun ke bawah untuk menyampaikan manfaat keberadaan Kilang Minyak Tuban secara humanis kepada masyarakat. Timnya tidak akan menyampaikan dengan cara-cara yang membuat trauma seperti tahun 1986 silam.
“Pertamina perusahaan BUMN tidak akan melakukan hal seperti itu,” imbuhnya.
Salah satu pemilik lahan di Desa Wadung, Hadi, mendukung dan siap melepas lahannya untuk proyek Kilang Tuban. Dengan catatan harga cocok dan tidak merugikan masyarakat.
“Kami setuju kilang berdiri dan mendukung pembebasan lahan,” pungkasnya. (aim)