Penlok Keluar, Tim Pembebasan Lahan Kilang Tuban Bergerak

Penlok Keluar

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Penetapan Lokasi (Penlok) Kilang New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban, Jawa Timur, akhirnya keluar menjelang akhir Januari 2019. Tim pembebasan lahan kilang berkapasitas 300 ribu Barel Per Hari (Bph), dalam hal ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat bersama Satuan Tugas (Satgas) pendukungnya akan bergerak.

“Penlok sudah keluar,” ujar Project Koordinator NGRR Tuban, Kadek Ambarawa Jaya, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (27/1/2019).

Pria ramah ini menjelaskan proses pembebasan lahan mengacu Undang-undang Nomor 2 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Secara teknis pembebasan lahan Kilang Tuban di bawah kantor pertanahan setempat.

“Dalam hal ini Kepala Kanwil BPN Provinsi akan mendesposisikan ke daerah untuk menjadi ketua tim pengadaan lahan,” ujarnya.

Sedangkan Pertamina tidak akan ikut campur di lapangan. Upaya ini untuk mengurangi adanya kecurangan atau intervensi.

“Pertamina hanya benar-benar juru bayar,” tegasnya.

Data yang dihimpun di lapangan, pembebasan mencakup tiga desa meliputi Desa Wadung, Sumurgeneng, dan sebagian kecil di Kaliuntu, Kecamatan Jenu. Dari kebutuhan total lahan 841 hektare dan hanya tersedia 348 hektare, artinya masih kurang 493 hektare.

Baca Juga :   Sepakati Penyelesaian Masalah Sumur Tua

“Adapun lahan milik masyarakat seluas 398 hektare atau 40% dari keseluruhan lahan,” pungkasnya. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *