Wabup Noor Nahar Minta PMI Lakukan Mitigasi Bencana

PMI Tuban diminta mitigasi bencana

SuaraBanyuurip.com - Hidayatul Khoiriyah

Tuban – Di sela-sela Musyawarah Kerja (Muker) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tuban,  Jawa Timur, Tahun 2019, Wabup Noor Nahar Hussein, meminta lembaga di Jalan Pramuka tersebut segera melakukan mitigasi bencana. Langkah tersebut untuk dapat mengambil tindakan dalam kebencanaan dengan cepat.

“Karena sekarang rawan bencana, jadi itu penting dilakukan,” ujar Wabup Noor Nahar kepada suarabanyuurip.com, di aula PMI Tuban, Kamis (31/1/2019).

Noor Nahar mengapresiasi, komitmrn peserta yang bergerak dalam bidang PMI. Mengingat PMI merupakan lembaga yang bergerak dibidang kemanusiaan.

“PMI itu memang ke arah kemanusiaan, ini yang luar biasa,” imbuhnya ramah.

Politisi asal Rengel itu berharap dalam upaya meningkatkan kualitas dan kemajuan PMI termasuk dengan bidang kesehatan lain untuk menjaga komunikasi dengan RSUD Tuban sehingga dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat yang sangat membutuhan terabaikan karena komunikasi yang kurang baik antara PMI dengan Rumah Sakit,” pesan Wabup yang mendampingi Bupati Fathul Huda dua periode.

Baca Juga :   Tiga Badan Jadi Mitra Kerja Baru Komisi VII DPR

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah 47 peserta masing-masing dari pengurus dan dewan kehormatan PMI Kabupaten Tuban, pelatih, dan sukarelawan di berbagai kecamatan wilayah Tuban.

Ketua Umum PMI Tuban, Budi Wiyana mengungkapkan, terkait permasalahan yang masih dialami PMI Tuban terkait Sumber Daya Manusia (SDM) tentang kuantitas dan kualitas dalam menumbuhkan relawan terutama untuk mendorong relawan melakukan donor darah.

“Kita ingin semua masyarakat di semua lapisan bisa mendukung visi dan misi PMI,” ujar birokrat asal Nganjuk itu.

Permasalahan kedua, terkait sarana dan prasarana (Sarpras) yang masih kurang memadai karena biaya alat yang mahal, sehingga dengan harapan besar PMI  berharap bantuan dari Pemkab Tuban dalam optimalisasi sarpras.

“Karena anggaran yang ada tidak hanya untuk sarpras, maka jika diarahkan ke sarpras secara menyeluruh, kegiatan lain tidak dapat berjalan,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban itu. (hida)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *