Pemkab Bojonegoro Gencar Sosialisasikan Kampung KB

program kampung KB

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, saat ini mulai gencar melakukan sosialisasi program kampung Keluarga Berencana (KB) di desa desa yang tersebar di bumi Angling Dharma (sebutan lain Bojonegoro). Tiga desa yang sudah dijadikan sasaran sosialisasi, yaitu Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo, Desa Blongsong, Kecamatan Baureno, Desa Balungcabe, Kecamatan Kedungadem.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awannah mengatakan, diperkirakan akan adanya ledakan penduduk pada Tahun 2025 di Indonesia termasuk Kabupaten Bojonegoro. Dimana bonus demografi usia produktif. Ledakan penduduk diperkirakan akan mencapai 1 miliar pada tahun 2025. Dimana kebanyakan mereka adalah usia tidak produktif.

Berdasarkan proyeksi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) 2013 jumlah penduduk Indonesia pada 2018 mencapai 265 juta jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari 133,17 juta jiwa laki-laki dan 131,88 juta jiwa perempuan.

Sementara data dari Demografi Bojonegorokab.go.id menyebutkan, jumlah penduduk di Bojonegoro tahun 2018 mencapai 1.311.042 jiwa dengan rincian laki-laki 658.095 jiwa dan perempuan 650.277 jiwa.

Apabila masyarakat usia produktif ini tidak memiliki kompetensi yang memadahi akan merugikan bangsa kita sendiri. Maka dari itu pemerintah hadir dengan melaksanakan program kampung KB ini, dimana dibangun pula manusianya, pengetahuannya, mentalitasnya.

Baca Juga :   Peminat Tinggi, Pemkab Bojonegoro Tambah Tiga Rute Baru Angkutan Pelajar Gratis

“Sehingga nanti bisa menjadi masyarakat yang produktif,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, usai sosialisasi program kampung KB, Selasa (5/2/2019).

Sementraa itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Adi Wicaksono, menyampaikan, untuk mengendalikan populasi penduduk, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, menggelar acara sosialisasi program kampung KB di tiga tempat yaitu Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo, desa Blongsong Kecamatan Baureno, Desa Balungcabe Kecamatan Kedungadem.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia di Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan,” tukasnya.

Di Bojonegoro sendiri ada sekira 337 kader KB atau IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan). Selain itu ada 82 kampung KB yang terdiri dari 63 setingkat desa dan 19 setingkat dusun.

“Dengan adanya kampung KB ini diharapkan dapat mengajak orang-orang untuk bergabung menjadi kader KB,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *