Berharap Jalan Menuju Proyek Gas JTB di Aspal Hotmix

Petani sekitar JTB

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro –  Selain perekrutan tenaga kerja dan keterlibatan kontraktor lokal dimaksimalkan, warga sekitar proyek lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) berharap agar jalan menuju lokasi proyek tersebut dibangun dengan aspal hotmix.

Hingga saat ini jalan sepanjang kurang lebih enam kilo meter (Km) masih berupa beskos (pasir batu). Kondisi jalan itu mulai Dusun Gledegan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, hingga lokasi proyek gas JTB di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Harapan saya sebagai rakyat kecil, pemerintah maupun perusahaan yang terlibat di proyek JTB mau membangun dengan aspal hotmix,” kata warga Ngasem, Suparno, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (14/02/2019).

Jika jalan antar kecamatan itu diaspal hotmix, tentu menjadikan arus lalu lintas semakin lancar. Baik untuk kegiatan proyek maupun memudahkan warga mengangkut hasil pertaniannya.

“Apalagi aktivitas pekerjaan proyek JTB sekarang ini sudah mulai meningkat,” tegas pria yang setiap harinya melintasi jalan tersebut untuk berjualan kebutuhan dapur.

Segendang seirama diungkapkan Sutarji. Pria yang mengaku warga Gayam ini mendukung jika jalan menuju proyek JTB dibangun dengan hotmix. Karena selain dapat menekan polusi debu saat musim kemarau, juga memudahkan warga untuk beraktivitas menuju wilayah Kecamatan Ngasem, dan begitupun sebaliknya.

Baca Juga :   MCL Tegaskan PEPC Resmi Jadi Operator Jambaran - TBR

“Meski jalan tersebut masuk wilayah Perhutani, tidak ada hal yang sulit jika pemerintah yang menghendaki jalan dibangun. Mudah-mudahan saja pemerintah segera membangunnya dengan hotmix,” imbuhnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *