7 Kecamatan Belum Ajukan Pencairan Alokasi Dana Desa Tahap 1

Ibnu Soeyoeti

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Hingga mendekati batas waktu, masih ada tujuh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang belum mengajukan pencairan alokasi dana desa (ADD) tahap 1 tahun 2019. 

Data di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, hingga akhir Februari 2019, dari 419 desa di 28 kecamatan, baru 124 desa di 17 Kecamatan yang telah melakukan pencairan ADD tahap 1.

Kepala BPKAD Bojonegoro, Ibnoe Soeyoeti, mengatakan, masih ada tujuh Kecamatan yang belum mengajukan pencairan ADD tahap 1. Sedangkan deadline pencairan adalah Jumat (2/3/2019) mendatang. 

Ke tujuh kecamatan itu adalah Bojonegoro, Sukosewu, Balen, Gayam, Sekar, Bubulan, dan Kalitidu.

“Hari ini, ada empat kecamatan yang mengajukan pencairan diantaranya Sugihawaras, Margomulyo, Kepohbaru, Ngraho,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (27/2/2019). 

Dijelaskan, jumlah ADD yang belum dicairkan sampai saat ini sebesar Rp265 miliar. Sementara yang sudah terealisasi untuk124 desa di 17 kecamatan sebesar Rp45,2 miliar. 

“Tahun ini pagu ADD tahap satu sebesar Rp310 miliar, pencairannya sebesar 50 persen,” tuturnya.

Baca Juga :   Eksekutif Diminta Evaluasi Izin Tambang

Ibnoe mengaku belum mengetahui alasan ketelambatan pengajuan pencairan ADD dari ratusan desa termasuk 12 desa di Kecamatan Gayam, atau wilayah ring 1 Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu. 

“Iya, ini termasuk desa sekitar sana belum mengajukan. Ini apa tidak butuh duit atau gimana,” ujarnya sambil bercanda. 

Sementara itu, Camat Gayam, Wardiono, menegaskan jika semua desa di Kecamatan Gayam sudah mengajukan proposal pencairan ADD sejak satu minggu yang lalu. 

“Sudah semua, kami serahkan ke BPMPD dan tidak ada masalah,” tandas mantan Camat Baurno itu.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Bianto, mengaku belum mengetahui hal tersebut karena tidak memegang data.

“Saya sedang rapat, nanti lihat datanya dulu ya,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *