SuaraBanyuurip.com – Ahmad SampurnoÂ
Blora – Pemkab Blora, Jawa Tengah, membeberkan tujuannya melakukan rapat koordinasi dan studi banding di Bali selama dua hari, Jumat dan Sabtu (1-2/3/2019). Kedatangan 61 pejabat pemkab ke Pulau Dewata itu bukan untuk plesiran, melainkan belajar pengelolaan pariwisata.Â
Pemkab Blora belajar ke Kabupaten Buleleng, Bali. Kabupaten dipilih karena dinilai dinilai berhasil membangun pelayanan kesehatan dan pariwisata.Â
Wakil Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan, Kabupaten Buleleng memiliki karakteristik hampir sama dengan Blora. Kabupaten tersebut berada di pesisir utara Pulau Bali dan jauh dari ibukota provinsi.
Menurutnya, Buleleng juga memiliki hutan yang luas dan jumlah penduduk yang hampir sama dengan Blora. Hebatnya, Buleleng telah berhasil membangun fasilitas kesehatan dengan baik, dan memiliki PAD yang besar dari pariwisata.
“Kita ingin agar Blora bisa belajar dari Buleleng,†ucapnya melalui siaran pers yang dikirim kepada suarabanyuurip.com.
Diungkapkan, setibanya di Buleleng pada Sabtu (2/3/2019) dini hari lalu, rombongan Pemkab Blora diundang langsung oleh Pemkab Buleleng untuk menghadiri peresmian Rumah Sakit BaliMed pukul 09.00 WIB, yang letaknya tidak jauh dari Kantor Bupati setempat.
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, menyampaikan dalam membangun fasilitas kesehatan harus mempertimbangkan jumlah penduduk seluruh kabupaten.
“Jumlah penduduknya berapa, rata-rata penduduk yang sakit setiap bulan berapa ini harus disurvey dan dihitung berapa prosentasinya,” kata Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana.Â
Dengan begitu dapat diprediksi kebutuhan kamar pasien di seluruh rumah sakit. Sehingga tidak terjadi kekurangan kamar, dan pasoien bisa terlayani.
“Idealnya satu banding seribu. Jika penduduknya 800 ribu, maka di Kabupaten itu harus ada 800 kamar pasien, tersebar di beberapa rumah sakit,†ucapnya.
Selain itu memperbanyak dokter spesialis, dan peralatan kesehatan yang canggih untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.
Setelah menghadiri peresmian RS BaliMed, rombongan Pemkab Blora melanjutkan Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) bersama seluruh OPD di Hotel Aneka Lovina. Rapat ini dihadiri Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Buleleng, Desak Putu Rupadi, sebagai salah satu pembicara.
Setelah Rakor POK, Wakil Bupati H.Arief Rohman, melanjutkan pertemuan dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Sutrisna. Wakil Bupati diajak Kepala Dinas Pariwisata Buleleng berkeliling melihat hasil pembangunan pariwisata yang dikerjasamakan dengan pihak swasta dan pemberdayaan masyarakat desa. Seperti Krisna Funtastic Land, Water Sport, Eco Village hingga dermaga Pelabuhan Soenda Ketjil.
I Nyoman Sutrisne menjelaskan tugas Dinas Pariwisata itu adalah mencari investor agar mau membangun sektor pariwisata dengan potensi yang dimiliki daerah, lantas mempromosikannya.
“Buatlah buku saku yang berisi tentang potensi wisata daerah lengkap dengan maps lokasinya, kalau istilah saat ini dilengkapi dengan barcode maps sehingga akan mudah dijangkau cukup dengan smartphone,†sarannya.
Tidak hanya buku saku saja, menurutnya Dinas Pariwisata juga harus aktif melakukan promosi Daya Tarik Wisata (DTW). Dengan membuat video-video pendek yang menarik untuk di upload ke media sosial seperti Instagram, Twitter, atau Youtube.
Rakor di Bali ini sebelumnya mendapat sorotan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) karena dinilai menghambur-hamburkan anggaran. Sebab perjalanan dinas setiap pejabat menggunakan APBD.
Ada 61 pejabat yang ikut dalam rakor tersebut. Mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektorat Kabupaten, Dinas, Direktur RSUD, dan 16 Camar. Mereka melakukan rapat koordinasi di Hotel Aneka Lovina Villas & Spa, Jalan Kalibukbuk Lovina Beach Kabupaten Buleleng, Bali.
Rakor tersebut bersamaan dengan resepsi pernikahan anggota keluarga Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora, Made Sudiatmika, di kompleks yang sama yakni Banyualit Spa ‘n Resort Lovina Bali, jalan Laviana Kalibukbuk Lovina, Buleleng Bali. Para pejabat ini juga diundang menghadiri resepsi tersebut, pada Sabtu (2/3/2019).(ams)