Bupati Blora Tawarkan Tanah Bengkok untuk Pendirian Pabrik

Bupati Blora Djoko Nugroho

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, bakal menawarkan tanah bengkok kelurahan kepada pihak industri. Supaya difungsikan untuk pendirian pabrik. Sebab keberadaan tanah bengkok dianggap tidak produktif.

Bupati Blora, Djoko Nugroho, menyampaikan, bahwa akan ada insentif khusus bagi pabrik yang mau berinvestasi di Blora. Terutama yang menempati tanah bengkok tidak produktif.

“Blora tempatnya jauh dan tidak diminati investor. Jadi kami akan memberikan kemudahan kepada investor,” kata Bupati Djoko Nugroho, usai Musryawarah Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020 di salah satu hotel di Cepu, Senin (25/3/2019).

Kokok sapaan karib Bupat Djoko Nugroho, juga memberikan iming-imingi memberikan tanah milik Pemkab Blora kepada investor.

“Maksudnya tidak diberikan cuma-cuma, namun dibeli sewajarnya atau ditukar dengan saham,” ungkap bupati dua periode ini.

Kepada suarabanyuurip.com, Kokok menjelaskan, bahwa selama ini yang menjadi kendala dari pabrik adalah masalah lahan. Sehingga tanah bengkok ini yang ditawarkan untuk ditempati.

“Lihat sendiri tanah bengkok sekarang tidak produktif. Contohnya bengkok Kelurahan Ngelo seluas 8 hektare (ha). Itu sama sekali tidak produktif,” tandasnya.(ams)

Baca Juga :   Pemdes Sumbertlaseh Sambut Baik SH Terate Santuni Anak-anak Yatim

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *