SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Blora Patra Energi (BPE) Blora, Jawa Tengah, kini telah terisi lengkap. Setelah sebelumnya dilakukan rekrutmen untuk mengisi kekosongan jajaran direksi PT BPE. Yakni direktur Keuangan dan direktur Teknik/Operasional.Â
Dua kursi tersebut saat ini telah terisi, dari hasil seleksi dan dilantik pada Jumat (3/5/2019) bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Blora. Adapun Direktur Keuangan Lusiana Ambarwati, dan Direktur Teknik/Operasional Awan Pradigsa.Â
“Diharapkan PT BPE akan meningkatkan Pendapatan Asli Derah (PAD) Blora lebih besar lagi,†ujar ketua Dewan Risert Daerah (DRD), Djati Walujastono, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (3/5/2019).
Bidang usaha yang dijalankan bukan hanya pada sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas) saja, tetapi bisa membuat usaha baru.
“Misalnya bidang tambang atau minerba,†kata Pria yang juga pengajar di salah satu Perguruan di Cepu.
Dia melanjutkan, ada sejumlah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan maupun sudah berjalan di Blora. Diantaranya, rencana kegiatan usaha pemanfaatan limbah sulfur di Blok Gundih yang bekerjasama dengan BUMD Provinsi Jawa Tengah, PT. Sarana Patra Jateng dan Kokapraya, Blora.
Sedangkan rencana kegiatan usaha gas, yang berada di lapangan North Kedungtuban (NKT) yang bekerjasama dengan PT Bumigas Mitra Sejahtera dan di lapangan Trembul yang akan bekerjasama denga PT. Titis Sampurna.
Terpisah, Direktur Utama PT BPE Blora, Christian Prasetya, menyampaikan, bahwa saat ini direksi PT BPE sudah lengkap. Direktur Utama, Direktur Keungan, dan Direktur Operasional.
“Dengan adanya penambahan direksi baru bisa menigkatkan kinerja PT BPE,†katanya.(ams)