SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) mengaku mampu menghasilkan laba sebesar Rp1,49 miliar pada tahun 2018. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp360 juta.
“Tahun ini laba kita sudah mencapai Rp1,49 miliar,” kata Direktur Operasional PT BBS, Tonny Ade Irawan, saat ditemui di Gedung Pemkab Bojonegoro, Rabu (8/5/2019).Â
Dari besaran laba tersebut, pihaknya dapat menyetorkan pendapatan asli daerah berupa dividen ke Pemkab Bojonegoro sebesar Rp414 juta. Meningkat dibanding tahun sebelumnya sejumlah Rp121 juta. Â
“Insya Allah, PAD juga akan meningkat sebesar Rp414 juta,” ujarnya.Â
Pendapatan tersebut, kata Tonny, berasal dari pengelolaan sumur minyak tua di wilayah Kecamatan Kedewan. PT BBS telah memproduksi minyak mentah dari penambang tradisional setiap harinya sebesar 120 barel per hari. Â
“Meningkat ya dari sebelumnya. Itu kalau pengiriman ke Pertamina setiap hari bisa lima sampai enam tangki,” tandasnya.Â
Untuk rencana kerja sekarang ini, pihaknya masih fokus pada bisnis yang sudah berjalan seperti persewaan perkantoran The Resident di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, dan juga sumur tua.Â
“Harapannya kedepan, pendapatan kita terus meningkat,” pungkasnya.(rien)