3 Tahun Target Jargas Blora Belum Tuntas

3 Tahun Target Jargas Blora Belum Tuntas

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Menjelang pertengahan tahun 2019 ini, jaringan gas (Jargas) rumah tangga di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, belum menunjukkan perkembangan signifikan. Dari target 790 sambungan rumah teraliri gas pada tahun 2016 lalu, belum semua tercapai. 

“Sekarang kira-kira baru 675 sambungan,” kata Kepala Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Zaky Bachroni kepada suarabanyuurip.com, Kamis (9/5/2019). 

Adapun wilayah yang sudah dialiri gas diantaranya Dukuh Jompong, Dukuh Sumberejo dan Dukuh Sumber.

Dia mengakui jika perkembangan Jargas di Desa Sumber, wilayah Blok Gundih tersebut lembat. Belum diketahui penyebabnya.

“Nah itu dia, kita tidak tahu,” ucap Zaky.

Jargas rumah tangga ini merupakan program Kementerian ESDM tahun 2013 lalu. Diperuntukan bagi warga sekitar proyek pengembangan gas jawa (PPGJ) Blok Gundih, yang sekarang dioperatori Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. 

Aset Jarga sempat mangkrak. Baru gas in pertengahan tahun 2016. Pada saat itu, akan dilakukan optimalisasi dua sektor di Desa Sumber. Secara bertahap bisa mencapai 11 sektor dengan total 4.000 sambungan rumah tangga yang tersebar di tiga Kecamatan di wilayah Blora selatan.

Baca Juga :   Proyek Lapangan Gas Cendana Ditunda

Yakni Kecamatan Kradenan, Kecamatan Kedungtuban, dan Kecamatan Cepu. 

Tanggung jawab pengelolaan Jargas diserahkan kepada Perusahaan Gas Negara (PGN). Sementara, pelaksanaan teknis penyempurnaan jaringan oleh PGN diserahkan kepada anak perusahaannya, PGAS Solution dalam pelaksanaan teknis lapangan.

Jaringan gas sempat dilakukan revitalisasi untuk memastikan kondisi aman saat gas dialirkan karena lama tidak difungsikan

Terpisah, Sales Area Head Semarang, PT PGN Tbk, Heri Frasetiono, enggan memberikan informasi terkait perkembangan jaringan gas di Blora. Saat ini dirinya bukan penanggungjawab (Person In Charge/PIC) program jaringan gas dari Kementerian ESDM tersebut.

“Nanti kita koordinasi dengan PIC yang sekarang,” kata dia.

Ditanya siapa yang bisa dihubungi untuk dimintai keterangan, Heri mengatakan, petugas lapangan yang ada di Blora sekarang ini adalah Aang Sugiarto tim teknis PGAS Solution.

Suarabanyuurip.com kemudian mengkonfirmasi melalui telepon genggamnya, namun tidak dijawab. Aan Sugiarto hanya menjawab singkat pesan whatsapp yang dikirim oleh suarabanyuurip.com,”Saya masih di Sumber.” (ams) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   PHE Fokus Akselerasi Lifting Migas untuk Kemandirian Energi Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *