SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Proyek pipa gas dari sumur NKT-01 TW di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, menuju Central Processing Plant (CPP) Gundih di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tegah, tidak sesuai target. PT Elnusa, kontraktor Pertamina EP Aset 4 hingga hari ini masih melakukan pekerjaan di lapangan.
Pertamina EP Asset 4 sebelumnya menargetkan proyek NKT-01 TW selesai pada minggu ke-3 bulan Mei 2019. Termasuk flowline atau jaringan pipa yang akan digunakan untuk mendukung kelancaran supply gas CPP Gundih.
Namun dari pantauan suarabanyuurip.com di lapangan, sejumlah pekerja masih melakukan pengelasan pipa di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuba. Tepatnya di selatan rel kereta api sebelum stasiun. Sementara, alat berat terparkir tidak jauh dari lubang.
Pekerjaan juga terlihat di tengah areal persawahan di wilayah Desa Wado. Di tempat ini juga masih dilakukan penggalian tanah untuk menanam pipa.Â
Belum diketahui penyebab molornya pekerjaan pipa gas NKT-01 TW tersebut. Humas Elnusa, Makmur, mengaku belum bisa memberikan informasi.
“Nanti saya infokan dulu ya. Belum kasih info nih,” kata Makmur melalui pesan whatsaapnya, Selasa (21/5/2019).Â
Sebelumnya, General Manager Pertamina EP Aset 4, Agus Amperinto menyampaikan pipanisasi NKT-01 TW selesai pada minggu ketiga Mei 2019.
“Kami ingin pastikan kesiapan di lapangan agar target proyek strategis ini sudah selesai,†ujar Agus Amperianto saat inspeksi mendadak (sidak) kesiapan proyek, Selasa (30/4/2019).
Direktur Pengembangan Elnusa, Arief Riyanto, sebelumnya juga menyampaikan komitmennya menyelesaikan pekerjaan tersebut terhitung 21 hari saat Pertamina EP melakukan sidak.
“Kami akan selesaikan sesuai tenggat waktu yang disepakati,†tegasnya.(ams)