H+2 Lebaran, Arus Lalu lintas Bojonegoro-Padangan Ramai Lancar

H+3 Lebaran

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Arus lalu lintas di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, khususnya jalur nasional Bojonegoro – Padangan, pada H+2 Lebaran Idul Fitri 1440 H, ramai lancar, Jumat (7/6/2019).

Kendaraan dari arah timur maupun barat didominasi roda dua dan empat yang sebagian besar berplat nomor luar Bojonegoro. Seperti Surabaya, Jakarta, hingga luar jawa.

Sejumlah titik di jalur Bojonegoro – Padangan rawan macet diantaranya pasar Pumpungan, Pasar Kalitidu, pertigaan Tobo, Desa/Kecamatan Purwosari dan Perempatan Baru, Kecamatan Padangan.

Terparah terjadi di perempatan Padangan. Di lokasi ini sempat dilakukan rekaya lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Sebab lokasi ini meruapakan titik temu kendaraan dari jalur Bojonegoro – Ngawi dan Bojonegoro – Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah. 

Di lokasi tersebut dibuat satu arah hanya untuk kendaraan dari arah timur. Sedangkan kendaraan dari Ngawi (selatan) dialihkan ke utara menuju arah Jembatan Padangan – Kasiman kemudian ke timur melewati terminal Padangan hingga ke jalan cabang Kuncen. 

Baca Juga :   Sebut Ada Dugaan Persekongkolan Jahat Bupati Bojonegoro dengan Kades Banjarsari

Begitu juga kendaraan dari arah Cepu harus dialihkan melalui jalur tersebut. Namun kendaraan dari arah Cepu yang akan akan menuju Ngawi bisa melewati jalan depan Terminal Padangan.

Meningkatnya arus lalu lintas ini disebabkan oleh sebagian besar masyarakat yang sedang melakukan halal bi halal ke kerabat, sanak saudara dan teman di luar kecamatan. Selain itu juga ingin mengunjungi lokasi wisata baik di dalam dan luar Bojonegoro.

“Iya ini mau lebaran ke famili di Sugihwaras. Mumpung belum balik ke Jakarta, kita sempatkan ke sana,” ujar Santoso, warga Dengok Padangan.

Puncak arus balik lebaran 2019 diprediksi mulai terjadi pada Sabtu dan Minggu (8-9/6/2019), karena pegawai perkantoran dan pekerja pabrik mulai masuk kerja.

“Kita perkirakan arus balik mulai besok,” sambung Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Adie Witjaksono dikonfirmasi terpisah.

Berbagai persiapan telah dilaksanakan Dishub dan Polres Bojonegoro untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan mudik dan balik lebaran. Yakni menempatkan personel di sejumlah titik rawan macet dan pos pantau, serta menambah petugas di perlintasan Kereta Api yang tidak berpalang pintu.(suko) 

Baca Juga :   Hingga April 2025, Damkarmat Catat 56 Kejadian Kebakaran di Bojonegoro

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *