Seleksi Calon Tenaga Operator JTB Harus Prioritaskan Pemuda Ring 1

Sudawam

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta Pertamina EP Cepu (PEPC) memprioritaskan pemuda setempat mendapatkan beasiswa calon tenaga operator Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB). Sekarang ini seleksi masih tahap tes tulis.

“Walaupun beasiswa itu untuk seluruh warga Bojonegoro, kami tetap berharap ada perwakilan pemuda dari Desa Pelem yang menjadi operator JTB,” kata Kepala Desa Pelem, Sudawam, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, pemuda Desa Pelem berhak mendapatkan beasiswa untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi sekaligus menjadi pekerja di JTB. Alasanya, desa tersebut terdampak kegiatan eksplorasi dan produksi gas.

“Desa Pelem kan ring 1 atau wilayah terdampak proyek JTB, jadi harus ada yang dilibatkan. Itu sudah sesuai dengan Perda No 23 Tahun 2011,” tegasnya.

Selama ini, manfaat keberadaan proyek JTB belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Desa Pelem. Selain tenaga kerja, pihaknya berharap ada peningkatan kewirausahaan seperti desa ring 1 lainnya.

“Harapannya, selain keterlibatan tenaga kerja lokal, juga ada peningkatan program kewirausahaan,” tandasnya.

Baca Juga :   1,8 Juta Bpb Kondensat TPPI Masih Impor

Sebelumnya, Assistant Manager Field Relations PEPC, Edy Purnomo, menjelaskan sebanyak 550 orang peserta telah mengikuti tes tulis beasiswa calon operator JTB. Dari jumlah itu akan diambil sebanyak 220 orang dengan nilai tertinggi untuk mengikuti tes selanjutnya untuk diambil 120 orang.

“Mereka itulah yang akan dididik oleh PEM AK Migas selama 18 bulan,” ujar Edy.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *