Pemkab Bojonegoro Ajukan Program CSR Infrastruktur

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) meminta Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) yang ada di Bojonegoro, Jawa Timur, agar tahun ini segera menyesuaikan mekanisme program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dikoordinasikan bersama pada Selasa (2/7/2019). 

“Hari ini kita rapatkan terkait program CSR pada K3S, dan harapannya tahun ini juga bisa dilaksanakan,” kata Kepala Bappeda, I Nyoman Sudana, kepada Suarabanyuurip.com saat ditemui di kantor Pemkab setempat. 

Menurutnya, K3S yang harus menyesuaikan program CSR nya mulai tahun ini diantaranya operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Pemilik Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) sumur tua, Pertamina EP Cepu Field, dan operator Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) Pertamina EP Cepu (PEPC). 

“Kami mengajukan program CSR tahun ini untuk peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan,” kata Nyoman. 

Dia mengungkapkan, salah satu usulan program CSR pada K3S dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) adalah jalan di Desa Clebung, Kecamatan Bubulan. 

Baca Juga :   Story Telling Bersama Kak Jumhan

“Salah satu yang kami ajukan di Desa Clebung untuk perbaikan jalan karena kesulitan bekerjasama dengan Perhutani,” tukasnya. 

Menurutnya, pengajuan CSR tersebut tidak ada unsur tumpang tindih karena perbaikan jalan dan jembatan di Bojonegoro tidak semuanya dianggarkan melalui APBD. Yang penting, program CSR dari K3S sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

Sementara itu, Pemkab Bojonegoro telah melakukan kerja sama dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten tetangga untuk melakukan perbaikan jalan dan jembatan. 

Sesuai data di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, menyebutkan, terdapat 813 kilo meter jalan di Bojonegoro yang akan diperbaiki hingga 2021 mendatang. Tahun 2019 ini, sepanjang 130,91 Km akan ditangani dengan alokasi anggaran sebesar Rp609,4 miliar. 

“Pembangunan akan dilakukan dengan cor beton dan hotmix,” kata Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang, Nur Sudjito.

Sedangkan perbaikan jembatan tahun ini dianggarkan Rp85,08 miliar untuk 103 buah. Pembangunan ditargetkan tuntas pada 2021. 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Dewan Tetap Perjuangkan Perda CSR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *