SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) menyebut ada 3 proyek  migas yang onstream pada tahun 2019 ini di wilayah Jabanusa. Â
“Ada tiga, salah satunya Lapangan Kedung Keris (KDK) di Bojonegoro,” kata Kepala Bagian Humas SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Doni Ariyanto, kepada Suarabanyurip.com, Sabtu (12/7/2019).Â
Selain Lapangan Kedung Keris, Blok Cepu oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang diestimasikan produksi sebesar 10.000 Barel Perhari (Bph), proyek migas lainnya yang onstream adalah Terang Sirasun Batur Phase 2, dengan estimasi produksi  170 MMscfd oleh Kangean Energy Indonesia Ltd.Â
“Terang Sirasun Batur sudah onstream pada 10 Maret 2019,” imbuhnya.
Selanjutnya, Bukit Tua Phase-3, yang diproyeksikan berproduksi sebesar 3,182 Barel Perhari (Bph) minyak mentah, dan 31 MMscfd untuk gas oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd.Â
“Untuk Bukit Tua akan onstream pada Desember 2019,” tandasnya.Â
Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya menyampaikan saat ini secara keseluruhan progres pengerjaan Lapangan KDK mencapai 60 persen lebih. Hanya saja, untuk bagaimana detailnya progres pengerjaan di lapangan pihaknya menyarankan untuk menanyakan langsung kepada kontraktor pemenang tender EPC Lapangan KDK, PT.Meindo Elang Indah.
Dikonfirmasi terpisah humas PT.Meindo Elang Indah terkesan menutup – nutupi. Tak ada informasi yang didapat saat suarabanyuurip.com berupaya meminta wawancara.Â
Humas PT.Meindo Elang Indah, Anan Sutrisno saat dihubungi justru melemparkannya kepada EMCL dengan dalih tidak memiliki kapasitas menjelaskan.
“Mohon maaf banget mas, seperti yang sudah saya sampaikan untuk menjawab pertanyaan itu kewenangan ada di EMCL, kami ndak ada kapasitas untuk menjelaskannya,” kelitnya melalui pesan aplikasi Jum’at (12/7/2019) kemarin.
Bahkan, dia menyebut Juru Bicara dan Humas EMCL sedang lupa. “Mungkin mas Rexi lupa.” (Rien/Roz).