Kartar Ngloram Ingin Terlibat Pembangunan Bandara

Pembangunan lapter ngloram

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Dimulainya pembangunan Bandara Ngloram oleh Kementerian Perhubungan, menarik perhatian Karang Taruna (Kartar) Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sebagai warga di wilayah Ring-1 Bandara Ngloram, mereka ingin dilibatkan didalam pekerjaannya.

Anggota Kartar Desa Ngloram, Diyon (27) menyampaikan, sebagai warga ring-1 Bandara Ngloram tidak sekadar menjadi penonton saja melainkan bisa terlibat dalam pembangunannya.

“Kami sudah musyawarah dengan teman-teman yang tersebar di tiga pedukuhan. Yakni Dukuh Putuk, Ngloram dan Nglingo untuk bisa terlibat,” kata Diyon, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (20/7/2019).

Selain tenaga kerja, pihaknya juga siap pada penyiapan armada maupun penyuplai material yang dibutuhkan.

“Tentunya melalui mekanisme yang benar,” tandasnya.

Di harapkan perusahaan yang terlibat dalam pengerjaan Bandara Ngloram yang menyangkut pekerjaan bisa melalui satu pintu Karang Taruna.

“Untuk tindak lanjutnya baru akan kami musyawarahkan,” ungkapnya.

Sementara ini, kata dia, tenaga kerja nok skill sudah dipengang karang taruna.

“Jadi setiap ada pekerjaan apa pun, agar karang taruna diajak musyawarah. Pihak pemborong juga sudah diberitahu. Sekarang sudah berjalan,” katanya.

Baca Juga :   Kolaborasi SH Terate-Alas Institute, Tanam 200 Pohon di Bantaran Sungai Desa Semanding

Terpisah, Kepala Desa Ngloram, Diro Beny Susanto, membenarkan dengan adanya keinginan karang taruna agar bisa terlibat dalam pengerjaan Bandara Ngloram.

“Kami meminta bisa bermusyarah dengan baik,” ujarnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Proses pembangunan Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sedang berjalan. Tiga unit alat berat tangah bekerja untuk meratakan lokasi berada persis disebelah Barat landasan pacu yang lama.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Dewandaru, Karimunjawa – Jepara Jawa Tengah, mengucurkan anggaran Rp25.011.336.000 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019.

Anggaran tersebut digunakan untuk Pekerjaan perpanjangan runway (landasan pacu) 300 meter x 30 meter,rekonstruksi runway,taxiway termasuk marking. Dikerjakan oleh PT Clara- Sega KSO yang beralamat di Samarinda Kalimantan Timur.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *