SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Sebanyak 57 personel perlindungan masyarakat (Linmas) Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat pendidikan dan pelatihan (Diklat). Kegiatan dilaksanakan di Pesanggrahan Taman Tirta Wana Dander, Kecamatan Dander, selama dua hari, Sabtu dan Minggu (27-28/7/2019).Â
Diklat Linmas desa wilayah proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB)-sebutan lain Sedahkidul- melibatkan pemateri dari Camat Purwosari, Polsek, Koramil, Satpol PP, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kinasih.
Personel linmas memperoleh materi diantaranya tentang peraturan baris berbaris (PBB), lalu lintas dan tentang cara memberikan pengamanan (PAM).
Camat Purwosari Bayudono Margajelita mengapresiasi diklat linmas yang dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Sedahkidul. Menurut dia, linmas memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di desa.Â
Sebab, lanjut dia, tugas linmas bukan hanya pada saat pemilu dan pilkades, tapi juga melakukan penanganan bencana guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Untuk itu mereka perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mendukung tugasnya,” ujarnya.
Kepala Desa Sedahkidul, M. Choirul Huda menjelaskan tujuan diklat untuk meningkatkan sumber daya masyarakat (SDM) personel linmas.
“Agar Linmas tahu tupoksinya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.(suko)