SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Setiap tahun jumlah sapi yang tersebar di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus mengalami peningkatan cukup bagus. Di tahun ini mampu nembus jumlah 239.000 ekor sapi, dan potensi terbanyak di Jawa Tengah (Jateng).
“Jumlah 239.000 ekor sapi ini tersebar di semua wilayah Blora. Dengan rata-rata warga memiliki ternak sapi,” ujar Kepala Disnakikan Kabupaten Blora Drh. R. Gundala Wijasena, kepada Suarabanyuurip.com belum lama ini.
Menurut Gundala, setiap tahun populasi sapi di Blora terus mengalami peningkatan. Rinciannya pada akhir 2017 jumlah sapi sebanyak 222.000 ekor, tahun 2018 sebanyak 231.000 ekor sapi, dan tahun 2019 ini meningkat menjadi 239.000 ekor.
Terpisah Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Lalu M Syafriadi, membenarkan, bahwa Blora adalah kabupaten lumbung ternak terbanyak di provinsi Jawa Tengah.
“Hal ini perlu dipertahankan untuk ikut menyukseskan swasembada daging di tingkat nasional,” ungkapnya.
Di harapkan, tidak hanya dari populasi yang dipertahankan, namun kualitas, serta kuantitas sapi yang ada di Blora juga harus dipertahankan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerima Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia tentang Penetapan Sapi PO (Peranakan Ongole).
“Oleh sebab itu ini perlu di pertahankan, salah satunya Blora, ditetapkan sebagai wilayah penghasil bibit sapi PO,” lanjutnya.
Dengan adanya populasi sapi tersebut, kedepan bisa terus ditingkatkan dan dikembangkan agar bisa mendukung swasembada daging ditingkat nasional.
“Populasi sudah banyak, tinggal bagaimana meningkatkan menejemen pemeliharaan yang lebih baik lagi,†harapnya.(ams)