SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Karang Taruna Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, menghentikan kegiatan penanaman pipa minyak oleh kontraktor pelaksana Enginering, Procurement, and Constructions (EPC) Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, PT Meindo Elang Indah yang tengah mengerjakan proyek di Desa Gayam, pada Kamis (1/8/2019).Â
Ketua Karang Taruna Desa Gayam, Yusuf Yuliawan, mengatakan, jika sub kontraktor ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) ini telah disurati pada 25 April 2019 lalu, mengingatkan agar menjaga dan merawat lapangan sepak bola saat melakukan penanaman pipa.Â
“Bahkan, PT Meindo sendiri yang menjanjikan akan memasang jaring dan memindahkan gawang bola supaya tetap bisa digunakan pemuda Gayam saat acara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus,”ujarnya disela-sela penghentian proyek.Â
Namun, hal itu ternyata diingkari sendiri. Pada saat semua alat berat mulai bekerja dan pengerukan dilaksanakan, justru tidak ada komunikasi sama sekali dari PT Meindo Elang Indah. Pekerjaan terus dilakukan dan terlihat lapangan sepak bola dirusak begitu saja.Â
“Itu kan merusak, katanya mau pasang jaring dan memindahkan gawang tapi kok kenyataannya tidak dilakukan sama sekali,”tandasnya.Â
Perwakilan PT Meindo Elang Indah, Mega, mengaku tidak mengetahui perjanjian yang dimaksud oleh Karang Taruna karena merupakan wilayah kehumasan.Â
“Seharusnya ini wilayah humas, kalau bisa dikomunikasikan terlebih dahulu,” lanjutnya.Â
Pantauan dilapangan, baik Kartar dan PT Meindo Elang Indah masih melakukan koordinasi di tempat untuk mendapatkan solusi.Â