SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sebanyak 300 pekerja dan kontraktor Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, mengikuti upacara bendera Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, yang digelar oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S)Â ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), di lokasi pengeboran, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (17/8/2019).
Tenaga Ahli Komisi Pengawas Bidang Operasional SKK Migas, sebagai Pembina Upacara, Luluk Sumiarso, saat upacara membacakan amanat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Peringatan ulang tahun ke-74 Republik Indonesia dengan tema “SDM Unggul Indonesia Maju, ini juga dihasilkan dari sektor ESDM.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa kemerdekaan adalah bukan sekedar anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa namun melalui perjuangan panjang yang kita peroleh dengan tetesan darah dari para pahlawan bangsa,” ujarnya.
Para Pejuang telah mengorbankan segala daya dan upaya melalui harta benda, pikiran, bahkan nyawa demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Buah dari perjuangan para pejuang tersebut dapat dinikmati seperti sekarang ini.
Dalam rangka meneruskan perjuangan dan cita-cita para pahlawan, kebijakan pengelolaan energi di Indonesia yang berwujud pada kegiatan-kegiatan sektor ESDM dilaksanakan dalam upaya mengamalkan sila kelima Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kementerian ESDM memfokuskan untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang energi, melalui pengutamaan perluasan akses terhadap energi dan menjaga harga energi yang terjangkau.
Sebagian besar anggaran Kementerian ESDM dialokasikan untuk belanja infrastruktur rakyat seperti Jaringan Gas Kota (Jargas), Konverter Kit LPG untuk Nelayan, Lampu Tenaga Surya Hemat Energi, Sumur Bor untuk Daerah Sulit Air. Sementara subsidi energi empat tahun terakhir dialihkan untuk belanja pada sektor yang lebih produktif.
“Selain itu, sektor ESDM masih memberikan peran yang besar untuk pendapatan nasional, pada 2018 sektor ESDM menyumbangkan 53,5% PNBP Nasional,” lanjutnya.
Pada tahun 2018, realisasi PNBP Sektor ESDM mencapai 181% (Rp217,8 Triliun) dari target APBN sebesar Rp120,5 Triliun. Sektor ESDM juga meningkatkan investasi nasional sebesar US$32,3 miliar pada 2018, dimana sebelumnya US$27,5 miliar pada 2017.
Beberapa program yang telah dilakukan baik oleh Kementerian ESDM melalui APBN maupun swasta dalam pengelolaan energi nasional, Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi dan BBM 1 Harga, hingga saat ini sejumlah 165 titik telah beroperasi di seluruh wilayah NKRI (target hingga akhir 2019 sejumlah 170 titik).
“Dalam perayaan kemerdekaan hari ini, segenap pimpinan Kementerian ESDM hadir disetiap fasilitas ESDM untuk menunjukkan keseriusan pemerintah sebagai pelayan masyarakat dalam memberikan dukungan langsung kepada seluruh elemen pelaksana sektor ESDM di seluruh nusantara,” pungkasnya.(rien)