SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro - Institute Development of Society (IDFoS) mendorong Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk membuka hasil audit keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) kepada publik.
“Terlebih, akan ada serah terima kepemimpinan dan selalu harus dipertanggungjawabkan. Masyarakat harus tahu, apakah pertanggungjawaban kepemimpinan PT ADS dulu kredibel atau tidak,” kata Direktur IDFoS, Joko Hadi Purnomo saat ditemui disalah satu hotel di Bojonegoro beberapa waktu lalu.Â
Menurutnya, audit keuangan perusahaan daerah yang khusus mengelola penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Cepu tersebut perlu dilakukan. Karena dari hasil itu akan menjelaskan berapa aset yang dimiliki PT ADS.
“Apakah ada kenaikan atau penurunan, berapa jumlah cash flow-nya, bagaimana cash flow-nya, apakah sehat atau tidak. Serta bisa dilihat pertumbuhan laba ruginya,” tandasnya.Â
Hasil audit yang mencakup banyak hal tersebut, kata Joko, sangatlah penting. Agar publik bisa menilai keberhasilan kepemimpinan yang baru di tubuh PT ADS, dalam mengelola keuangan dari hasil PI.Â
“Berani mengambil keputusan yang tepat atau tidak? karena, kami mendorong adanya perubahan skema kerjasama bagi hasil PT ADS dengan mitranya PT Surya Energi Raya,” tandasnya,Â
Pihaknya masih menunggu hasil audit yang menjadi dasar pelaksanaan Rapat Usaha Pemegang Saham (RUPS) tahun 2017 termasuk pemilihan Direktur baru PT ADS. Karena, sebuah bisnis itu harus tumbuh.
“Kalau sampai sekarang tidak ada direkturnya kan ya susah, apalagi belum ada tanda-tanda kapan ada penerimaan direktur baru” tandasnya.Â
Plt Direktur PT ADS, Setyo Yuliono, saat dimintai keterangan suarabanyuurip.com enggan memberi jawaban. Pria yang juga menjabat sebagai Asisten II Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekkab Bojonegoro itu belum memberikan jawaban pasti kapan RUPS akan dilaksanakan.(rien)
