Sebulan BPE Hasilkan 785.375 Liter Minyak Mentah

Sumur tua di lapangan Ledok

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Badan Usaha Milik Derah (BUMD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patra Energi (BPE), setiap bulan mampu menghasilkan minyak mentah 785.375 liter. Hasil itu berasal dari dua lapangan minyak dan gas bumi yang dikelolanya, yaitu Lapangan Ledok di Kecamatan Sambong dan Lapangan Semanggi di Kecamatan Jepon. 

“Tahun 2019 ini, rata-rata produksi per bulan, untuk lapangan Ledok sebanyak 757.400 liter. Sedangkan Lapangan Semanggi sebanyak 27.975 liter,” kata Dirut Pt BPE, Christian Prasetya, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (26/8/2019).

Sedangkan produksi per hari, lanjut dia, Lapangan Ledok  sebanyak 25.000 liter dan lapangan Semanggi sebanyak 924 liter. Untuk mendukung peningkatan produksi, dilakukan well service. 

“Di Lapngan Semanggi ada dua sumur yang dilakukan well service. Yakni SMG 72 dan SMG 66. Kalau di Ledok, tahun ini tidak ada well service,” ujarnya.

Untuk melakukan itu, dibutuhkan biaya cukup besar. Satu titik sumur bisa menghabiskan anggaran kisaran Rp700 juta sampai Rp900 juta. Pengeluaran anggaran tersebut tergantung kondisi sumur.

Baca Juga :   Petronas Carigali Ketapang II Ltd Gandeng PPSDM Migas Adakan Pelatihan Bekerja di Ketinggian

“Semisal kedalaman, kondisi Chasing dan sebagainya,” kata dia.

Sampai saat ini baru kelola 131 titik sumur minyak tua di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. 

“125 titik berada di Ledok dan 6 titik di Semanggi,” katanya.

Sebagaimana diketahui, BPE mendapat izin pengelolaan sebanyak 276 titik sumur yang tersebar di Lapangan Ledok Kecamatan Sambong sebanyak 196 titik dan di Lapangan Semanggi Kecamatan Jepon sebanyak 80 titik. 

Pengeloaan itu sampai saat ini masih menggunakan perjanjian Interim antara Pertamina dengan BPE. Dalam usahanya tersebut, BPE melakukan kerja sama dengan Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba (PPMST) Desa Ledok. 

Sementara di Lapangan Semanggi bekerja sama dengan Perkumpulan Penambang Semanggi-Banyuasin.  

“Kami sudah melakukan perpanjangan. Juli 2019 sampai Juni 2020 nanti,” ungkapnya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *