SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah, hanya mendapat jatah sebanyak 4.000 sambungan Rumah (SR) dari program jaringan gas (jargas) Kementerian ESDM dari sebelumnya sebanyak 5.000 SR.Â
“Kelurahan Balun sebanyak 2.000 SR dan di Kelurahan Cepu sebanyak 2.000 SR,†kata Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi, Senin (2/9/2019).Â
Sementara, sisanya untuk wilayah di Kecamatan Kradenan. Sebagai wilayah yang berdekatan dengan Blok Gundih lokasi sumber gas.Â
Namun, dia mengaku belum mengetahui pasti apakah survey di wilayahnya itu sudah diselesaikan atau belum. Sementara, pelaksana survey segera pindah ke lokasi lain. Wilayah Kecamatan Kradenan.
“Informasinya seperti itu, pindah survey,†tuturnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan, tidak ada informasi kendala selama dilaksanakannya survey.
“Belum ada laporan soal itu,†tandasnya.Â
Ditambahkan, bahwa untuk tahap awal akan dibangun jaringan induk. Setelah itu, kata dia, baru dibangun jaringan menuju rumah tangga. Dalam pelaksanaan pembangunan jaringan induk, dibutuhkan lahan milik pemda ukuran 2 meter x 2 meter.
“Untuk kebutuhan terminal atau sektor. Dan mempermudah pengurusan,†jelasnya.
Sehingga, pihak pelaksana disarankan untuk berkoordinasi dengan bagian asset daerah.
“Sudah jadi pembahasan dan disampaikan ke Pemkab. Rencana akan ada tindak lanjut,†ujarnya.
Lurah Cepu, Tarkun, menyampaikan, warganya tidak ada yang menolak. Semua menyambut baik. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan sosialisasi.
“Yang sudah di survey, di lingkungan RW 06, 07 dan 16,†ujarnya.Â