PPSDM Migas Realisasikan Bantuan Diklat

PPSDM Migas Cepu

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Kementerian ESDM, tahun 2019 ini telah merealisasikan program diklat bantuan masyarakat. Untuk 100 orang dari Kabupaten Tuban,  Bojonegoro dan Blora. Mereka mendapat pendidikan dan pelatihan dari anggaran APBN, yang dilaksanakn oleh PPSDM Migas.

Kepala Bidang Diklat PPSDM Migas, Suntoro menuturkan diklat bantuan masyarakat itu, bagian dari realisasi Peraturan Menteri ESDM nomor 36 tahun 2015, tentang bantuan pendidikan dan Pelatihan Serta Beasiswa Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral.

Hanya saja, jumlahnya lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Meski begitu, pelaksaannya sudah selesai 100% sesuai dengan perencanaan.

“Tahun ini ada 5 diklat untuk program bantuan diklat masyarakat,” kata dia, belum lama ini.

Dia menjelaskan, pada tahun 2019 ini, program diklat yang bersumber dari APBN terdapat 3 program. Diantaranya,  bantuan masyarakat terdapat 5 diklat dengan jumlah peserta 100 orang.  Lalu Aparatur KESDM terdapat 5 Diklat, dengan jumlah peserta 99 orang.  Serta, Pengembangan SDM Internal PPSDM Migas terdapat 16 Diklat, dengan jumlah 230 orang.

Baca Juga :   PWI Blora Goes to School Kerja Sama dengan Pertamina EP

Kepala PPSDM Migas, Wakhid Hasyim mengakui, jika bantuan diklat masyarakat tahun 2019 ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Namun dirinya berharap,  tahun mendatang jatah bantuan diklat masyarakat itu bisa lebih banyak lagi.

“Semoga tahun depan  bisa lebih banyak dalam pelaksanaan diklat masyarakat ini.  Ini diharapakan bisa membantu masyarakat dalam mendukung di bidang pendidikan,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan pelatihan yang diberikan, bisa meningkatkan kemampuan masyarakat menjadi bekal untuk mencari pekerjaan.

“Kami harap, kemampuan masyarakat tetap di asah dan dilatih sehingga kemampuan bisa terus berkembang,” jelasnya.

Sedangkan, Politeknik Energi dan Mineral (PEM)Akamigas pada tahun 2019 ini tidak menyediakan program beasiswa murni. Seperti petunjuk Kementerian ESDM yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM nomor 36 tahun 2015, tentang bantuan pendidikan dan Pelatihan Serta Beasiswa Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral. 

Pelaksana Humas PEM Akamigas Dowry Retno Mitayani, saat dikonfirmasi,  membenarkan jika tahun ini tidak ada beasiswa murni PEM Akamigas.  Karena saat ini masih ada beasiswa KESDM berjalan pada tingkat 3 dan tingkat 4. Lebih dari 100 orang.

Baca Juga :   Sukses Publikasi SINTA 2, 50 Mahasiswa FISIP Unigoro Resmi Bergelar Sarjana

“PEM dibawah KESDM. Jadi beasiswanya dari KESDM, ” kata Mita,  sapaan akrab wanita berhijab ini, Minggu (8/9/2019).

Untuk diketahui,  pada tanggal (9/8/2019) lalu,  PEM Akamigas lantik sebanyak 258 mahasiswa di Grha Oktana. Mereka berasal dari 1707 pendaftar umum, dan lebih dari 1000 pendaftar yang melalui jalur beasiswa yang disponsori oleh pemerintah daerah dan industri migas.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *