SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – PT Pertamina EP Field Cepu merupakan salah satu field di area Asset 4Â yang memiliki Central Processing Plant (CPP) dengan konsep Green Plant (ramah lingkungan). Area yang dikenal dengan CPP Gundih ini terletak di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Bloea Jawa Tengah.
CPP Gundih memiliki kapasitas produksi gas sebesar 75 mmscfd. Untuk memenuhi kebutuhan gas PT Indonesia Power dalam rangka menyediakan listrik bagi masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya. Juga untuk memenuhi gas rumah tangga melalui Jaringan Gas (Jargas) Perumahan Masyarakat di Kabupaten Blora dan kota Semarang.
Sementara, Gas yang diproduksi oleh CPP Gundih memiliki kandungan gas H2S yang sangat tinggi sekira 12,000 ppm. Sehingga diperlukan kehandalan peralatan agar tidak terjadi kebocoran gas yang dapat berdampak tidak baik terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Untuk menjaga kehandalan peralatan di Area CPP Gundih maka perlu dilakukan kegiatan Turn Around (TA), yaitu kegiatan pemeliharaan peralatan secara menyeluruh. Meliputi pembersihan, perbaikan, pemeliharaan, modifikasi dan peremajaan fasilitas produksi dalam jangka waktu tertentu dengan mempertimbangkan kondisi terakhir peralatan.
Target kegiatan TA dilakukan selama 20 hari dimulai sejak tanggal (1-20/9/2019). Melibatkan 17 Kontraktor dengan total pekerja sebanyak 730 orang, dengan tetap melibatkan jasa tenaga kerja lokal yang telah memenuhi syarat dan telah dibekali dengan keahlian serta lolos cek kesehatan. Sebagai persyaratan utama untuk mengikuti kegiatan TA ini.
“Progress pelaksanaan TA saat ini mencapai 74.11 % dari rencana 73,06%,” ungkap Cepu Field Manager, Afwan Daroni, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (12/9/2019).
Dengan diadakannya TA ini, lanjut Afwan, diharapkan CPP Gundih memiliki peralatan yang selalu handal dan aman. Sehingga akan terus mampu memenuhi kebutuhan listrik di area Jawa Tengah dan sekitarnya.
“Juga pemenuhan Jargas Kabupaten Blora dan kota Semarang,“ pungkasnya.(ams)Â