SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Gelombang protes kembali ditujukan pada kontraktor pelaksana Engineering, Procurement, and Constractions (EPC) Gas Processing Facilities (GPF) proyek Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru PT Rekayasa Industri (Rekind).
Kali ini, Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro (FKMB) berencana akan menggelar aksi demo pekan depan menuntut keterlibatan konten lokal sesuai Peraturan Daerah (Perda) No 23 Tahun 2011.
Kami akan demo pada Rabu mendatang di kantor Rekind dan PEPC,” kata Ketua FKMB, Edi Susilo, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (18/9/2019).
Dalam surat yang ditujukan kepada Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, pihaknya akan mengerahkan warga sekitar ring 1 JTB untuk aksi demo menuntut tiga hal. Diantaranya, meminta agar Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) JTB, Pertamina EP Cepu (PEPC) mengevaluasi managemen PT Rekind.
“Kami menuntut agar PT Rekind serius dalam menangani masalah sosial termasuk keterlibatan warga lokal yang masih minim,” tegasnya.
Selanjutnya, pihaknya meminta kepada PEPC agar mengaudit program keselamatan kerja PT Rekind. Serta mengevaluasi kinerja Site Manager PT Rekind, M Zaenal.
Terpisah, Site and Manager PT Rekind, M Zaenal, belum memberikan keterangannya.
“Saya masih di Surabaya, belum bisa memberi keterangan,” tegasnya.(rien).