SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Bojonegoro – Tak sedikit pengunjung wisata sumur minyak tua GEO Heritage Teksas Wonocolo, yang terletak di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengeluhkan rusaknya akses menuju tempat wisata. Jalan yang dilalui cukup terjal penuh bebatuan.
Warga Desa Wonocolo, Heni (50), menyampaikan, bahwa selama ini para pengunjung mengeluh kondisi jalan menuju lokasi wisata. Bahkan, tak sedikit mereka yang merasa kapok lantaran kondisi jalan yang terjal. Terutama dari jalan utama menuju Sky Bridge. Jalan berkelok penuh bebatuan.
“Itu yang membuat pengunjung merasa kapok,” ujarnya.
Bahkan, kata dia, pengunjung merasa kurang puas datang ke lokasi wisata tersebut, karena tidak sesuai dengan yang dibayangkan. Tidak seperti dalam foto.
“Ya, memang di sini wisata sumur tua. Kondisinya ya seperti ini,” kata Heni, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (23/9/2019).
Disampaikan, sebenarnya banyak pengunjung di lokasi ini (red,Teksas Wonocolo). Mulai dari kalangan pelajar, pejabat pemerintahan, dan masyarakat umum.
“Selain warga dari warga sekitar, juga banyak pengunjung yang dari luar kota Bojonegoro,” jelas wanita yang berjualan makanan dan minuman ringan sekitar wisata ini.
Menurut dia, hari libur atau akhir pekan pengunjung lebih banyak yang datang dibanding hari biasa. Dari Kabupaten Bojonegoro maupun dari luar kota. Seperti Tuban, Lamongan, Jawa Timur, dan Blora, Jawa Tengah.
“Kalau hari biasa, mereka datang saat sore hari. Kalau hari libur atau akhir pekan, sejak pagi pengunjung mulai berdatangan,” jelasnya.
Dengan adanya fasilitas Sky Bridge dan rumah panggung, lanjut dia, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Untuk sekadar berswafoto maupun menikmati pemandangan penambangan sumur minyak tua.
“Semoga jalannya segera diperbaiki. Karena kalau jalan sudah jadi bagus, kemungkinan akan semakin banyak pengunjung yang datang,” kata pemilik warung di lokasi Teksas Wonocolo ini.
Warga lainnya, Rasmini menyampaikan, meskipun jalannya rusak, tidak menyurutkan niat masyarakat untuk datang ke Teksas Wonocolo.
“Biasanya, kalau hari libur itu banyak, Mas,” katanya.(ams)