SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur RozaqyÂ
Bojonegoro– Aktivitas proyek pengembangan Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), yang melewati akses jalan Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kembali memakan korban. Kali ini yang menjadi korban Agus Setiawan, 39, warga Desa Katur, Kecamatan Gayam.Â
Data yang dihimpun suarabanyuurip.com dari Polsek Gayam menyebutkan insiden tersebut terjadi pada Senin, (23/9/2019), sekira pkl 13.00 Wib. Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor honda Beat warna hitam putih Nopol : S-2497-BF dengan Mobil Inova warna hitam Nopol : H-9310. KM terjadi dijalan raya Gayam, Dusun Bendo, Desa Katur, tepatnya di utara makam depan bengkel.Â
Ironisnya kecelakaan kembali melibatkan kendaraan yang diduga dari PT.Rekind.
“Kendaraan Rekind. Sementara tadi di Polsek Gayam. Tapi sudah ditangani Satlantas,”ujar Kapolsek Gayam, AKP Harjo kepada Suarabanyuurip.com membenarkan kejadian tersebut. Senin (23/9/2019).
Adapun dari keterangan saksi Kariyono, 65th, Warga Desa Katur, Kecamatan Gayam dan Supardi, 40 warga Desa Ringin Tunggal, Kecamatan Gayam menyebutkan kronologi kejadian bermula kedua kendaraan sama-sama berjalan dari arah selatan ke utara, setelah sampai di TKP pengendara sepeda motor yang dikendarai Agus Setiawa merasa terdorong oleh Inova sehingga menabrak tiang listrik dan terbental ke kiri bahu jalan kurang lebih 10 meter.
Akibat kecelakaan tersebut pengendara spm Honda Beat mengalami luka pada dahi kiri dan tidak sadarkan diri dan dibawa ke puskesmas Gayam. Selanjutnya dirujuk ke RS. Bojonegoro.
Dengan kerapnya kejadian kecelakaan di jalan Kecamatan Gayam Kapolsek, Gayam AKP Harjo menghimbau agar pengendara berhati – hati.
“Jika berkendara harus melengkapi helm, tahu batas kecepatan dan berhati – hati karena wilayah project yang dilalui dengan mobilisasi para pekerja obyek vital nasional,” tegas Kapolsek.
Sebelumnya sekira lima hari lalu warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Siti Musriah (41) dan anaknya, Sofia salsabila (5), terlibat kecelakaan lalu lintas dengan kendaraan alat berat Crane milik sub kon kontraktor PT Rekind. (Roz).