Ketua PWI Jatim : Wartawan Harus Pahami Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Wartawan Harus Pahami Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojonegoro – Ketua PWI Jatim, Ainur Rohim mengingatkan kepada wartawan, khususnya di bawah organisasi PWI untuk meningkatkan kompetensi dan mematuhi Kode Etik dalam melaksanakan tugas wartawan. Utamanya tentang pedoman pemberitaan ramah anak.

Air, sapaan akrabnya, menjelaskan salah satu point penting dalam pemberitaan ramah anak adalah merahasiakan atribut administrasi. Baik itu sebagai pelaku kejahatan, korban maupun saksi. 

Atribut administrasi yang dimaksud, lanjut Air, diantaranya meliputi nama anak, orang tua anak, saudara, tempat tinggal, sekolah. Sedangkan usia anak yang dimaksud adalah di bawah 18 tahun.

“Pedoman ini harus dipahami oleh semua wartawan. Jika sampai menyebutkan identitas anak dalam pemberitaan dan ada yang melaporkan bisa terancam hukuman minimal 5 tahun penjara atau denda Rp500 juta,” jelasnya saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Bojonegoro, di Hotel & Resto MCM, Sabtu (28/9/2019).  

Sekarang ini, tambah dia, Dewan Pers bersama dan organisasi wartawan sedang getol-getolnya menyosialisasikan tentang  pedoman pemberitaan ramah anak.

Baca Juga :   Produsen Arak Ngino Lolos

“Dengan terbentuknya PWI Bojonegoro ini bisa ikut mensosialisasikan tentang itu,” pesannya.

Dalam konfrensi itu M. Yazid resmi menahkodai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro periode 2019-2022. Wartawan media siber, blokBojonegoro itu terpilih secara aklamasi dalam konfrensi PWI Bojonegoro. 

Selain Yazid, dua pengurus PWI Bojonegoro lainnya dipilih secara aklamasi adalah M. Nurkozim sebagai Sekretaris, dan Andik Setyobudi sebagai Bendahara.

Konfrensi dan pelantikan Pengurus PWI Bojonegoro dihadiri Ketua Pengurus PWI Jatim Ainur Rohim, Wakil Ketua Bidang Organisasi Suhermono, dan Sekretaris Eko Pamuji. Ketua PWI Bojonegoro Periode 2019 – 2022, M.

Yazid menegaskan, pihaknya bersama pengurus lainnya akan memajukan organisasi dan meningkatkan kompetensi wartawan. Sebab di era globalisasi sekarang ini tantangan wartawan sangat besar utamanya memerangi berita bohong (hoax).

“Terimakasih kepada teman-teman yang sudah memberikan amanah dan kepercayaan kepada saya untuk memimpin PWI Bojonegoro,” pungkasnya.

Pelantikan pengurus PWI Bojonegoro ini dihadiri perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), perwakilan sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas, organisasi perngkat daerah (OPD), Aliansi Jurnalis Independen, ormas, NGO dan perwakilan media, sejumlah organisasi masyarakat lainnya.(suko)

Baca Juga :   Wartawan Peringati Tragedi Tri Sakti

Berikut adalah susunan Kepengurusan PWI Bojonegoro Periode 2019-2022:

Dewan Penasehat :

-  Slamet Aguk Sudarmojo

– Muhammad A. Qohhar

– Sasmito Anggoro

Ketua :  M. Yazid

Sekretaris : Mochamad Nurkozim

Bendahara : Andik Setyobudi

Divisi di Dalam Organisasi : 

A. Pemberdayaan Perempuan

– Jarwati
– Galuh Setiyadi

B. Kerjasama antarorganisasi, Hukum dan HAM

– Ririn Wedia
– Dwi Suko Nugorho
– Parto Sasmito
– Sutopo

C. Pemerintahan, Ekonomi, Pemuda dan Olahraga

– Ahmad Basir
– Ainur Rofiq.



»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *