SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Penambang sumur minyak tua di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memberikan bantuan pembangunan jalan pertanian sebagai bentuk perhatian kepada petani di desa setempat.Â
Ketua Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba (PPMST) Desa Ledok, Supraptono, menyampaikan, bantuan tersebut untuk memperlancar akses pertanian warga.
“Ini adalah jalan baru. Selama ini, warga agak kesulitan untuk masalah akses jalan,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Senin (30/9/2019).
Dijelaskan, volume jalan yang dibangun sepanjang 1.387 meter dengan lebar 2 meter. Anggaran yang dikucurkan sekira Rp30 juta untuk pekerjaan pengerasan.
“Warga bergotong royong untuk m pembangunannya,” ucapnya.
Pembangunan jalan pertanian wujud kepedulian para penambang karena usaha penambangan berada di Desa Ledok.Â
“Semaksimal mungkin kita bisa turut serta membangun desa. Memberi kemanfaatan bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Sekadar diketahui, saat ini produksi minyak di lapangan Ledok enderung stabil. Menurut Supraptono, rata-rata produksi sampai sekarang ini mencapai 160 barel per hari (bph).
Pengelolaan sumur minyak tua dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, PT Blora Patra Energi (BPE) dengan menggandeng PPMST Desa Ledok.
Sampai saat ini, BPE sendiri baru mengelola 131 titik sumur minyak tua di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. 125 titik berada di Ledok dan 6 titik di Semanggi.
Perusahaan plat merah-BPE- itu mendapat izin pengelolaan sebanyak 276 titik sumur yang tersebar di Lapangan Ledok, sebanyak 196 titik dan di Lapangan Semanggi, Kecamatan Jepon, sebanyak 80 titik.(ams)