SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora -Â Musim kemarau yang berkepanjangan membuat masyarakat kesulialtan mendapatkan air. Sebagian sumur warga mulai tak mengeluarkan air.
Kondisi itu, membuat Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba (PPMST) Ledok, tergerak untuk memberikan perhatian. Pada musim kemarau ini, setiap harinya PPMST memgirimkan bantuan air kepada masyarakat. Tidak ada batasan jumlah bantuan. Selama musim kemarau berlangsung, distribusi tetap dilakukan.
Bukan hanya bantuan air bersih. Perkumpulan Penambang itu juga memberikan bantuan berupa sumur bor. Rencananya, ada 3 titik lokasi yang akan dilakukan pengeboran sumur air. Sementara, baru satu titik dikerjakan dengan kedalaman sumur sekira 50 meter.
“Semua berada di Kawasan Desa Ledok. Yang lokasi masing-masing berjauhan,” kata Supraptono, Kamis (2/9/2019).
Menurutnya, air untuk kebutuhan warga selama ini mengandalkan air permukaan gunung yang mengalir.
“Tapi sekarang sudah menipis. Bahkan tidak mengalir lagi,” ujarnya.
Dijelaskan, kondisi ini sebenarnya sudah terjadi setiap tahun.Bahkan, dua tahun terakhir ini agaknya lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya.Â
Untuk mengurangi beban warga karena kekeringan, pihaknya berinisiatif membuat sumur bor. Sebab, pembuatan sumur bor lebih baik dibanding pendistribusian air melalui mobil tangki.Â
“Mudah-mudahan berhasil dan bermanfaat untuk warga,” tandasnya.
Sementara untuk satu titik sumur, tambah dia, bisa menghabiskan anggaran sekira Rp12 juta.