Pemkab Bojonegoro Belum Terima Jadwal Survei Jargas

Bupati Anna : Bojonegoro dapat Tambahan Jargas 10.000 SR

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakui belum menerima jadwal survei dan kajian untuk pasangan jaringan gas (Jargas) dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas).

“Sampai sekarang, kami belum menerima jadwal survei atau kajian dari Dirjen Migas untuk yang tambahan 6000 saluran rumah tangga,” kata Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA), Dharmawan, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (6/10/2019).

Menurutnya, sebelum dilakukan pemasangan jargas, harus melalui survei dan kajian terlebih dahulu. Setelah itu, sosialisasi kepada masyarakat penerima jargas.

“Kalau yang 4000 SR sudah disurvei. Tapi belum di sosialiasasi,” tukasnya.

Pihaknya mengaku jika belum mengetahui secara pasti isi perjanjian PT Pertamina Gas (Pertagas) dengan Bupati Anna Muawanah Jumat (4/10/2019) lalu. Namun yang jelas, ada kaitan dengan rencana pemasangan Jargas.

“Iya, kan baru hari jumat kemarin ya. Jadi, saya juga belum tahu seperti apa isinya. Tapi mungkin ada kaitannya juga dengan jargas,” tandasnya. (rien). 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Mengapa BUMD Bojonegoro Kembang-kempis, Ini Penyebabnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *