SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Lapangan Sukowati, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field tengah melakukan uji coba pengurasan minyak dengan metode water injeksi.
Pjs L&R Asisstant Manager Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Jason Purba, mengatakan, untuk meningkatkan produksi minyak, dibutuhkan injeksi untuk meningkatkan tekanan reservoir. Sekarang ini, produksi di Lapangan Sukowati sebesar 9000 Barel per hari.
“Di Pad A dan B Sukowati sebenarnya ada rencana water injeksi pada 2020,” ujarnya di Bojonegoro beberapa waktu lalu.
Menurut Jason, ketika melakukan produksi tidak bisa langsung mengeluarkan minyak. Tetapi, ada kewajiban menginjeksikan kembali air terformasi yang otomatis keluar dengan sendirinya saat dilakukan pemboran.
“Air, minyak, dan gas itu kan sudah otomatis keluar semua saat kita produksi. Sehingga, masing-masing itu ada perlakuanya sendiri,” imbuhnya.
Untuk gas, lanjut dia, akan diproses dengan sistem komporesor untuk ditingkatkan sekitar 8 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD/gas) atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari (gas) diolah oleh PT Gazuma di Kabupaten Tuban, sementara 4 MMSCDF digunakan sendiri untuk kebutuhan listrik.
“Sementara minyaknya kita kirim di kilang,” tandasnya. (rien)