SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK), operator Lapangan ADK di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan telah bersiap untuk melakukan pengembangan lapangan (Plant of Development/ PoD) pada Sumur Nglobo Utara (NGU)-1X.
Kamis pekan lalu, PEPC ADK rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng, terkait persetujuan PoD 1 Lapangan Kemuning.
Staf Khusus Bupati Blora, Djati Walujastono, mengaku, telah mengikuti rapat koordinasi tersebut. Dia menyempaikan, tujuan PoD itu untuk mengembangkan lapangan Kemuning dan memproduksikan cadangan gas.
“Cadangan sebesar 12.94 BSCF (Billion Standard Cubic Feet) dianyatakan Recoverable Reserve cadangan hidrokarbon yang dapat diproduksikan ke permukaan sesuai dengan kondisi yang ada,†jelasnya, Senin (21/10/2019).
Untuk Condensate, lanjut dia, sebesar 158 MSTB (Million Standard Tank Barrel). Dengan rata-rata produksi gas 3,5 MMSCFD (Million Matric Standard Cubic Feet per Day/gas) melalui sumur NGU 1X.
Djati menjelaskan, ruang lingkup PoD 1 Lapangan Kemuning, diantaranya pekerjaan work over sumur NGU 1X, pekerjaan pemboran 1 sumur pengembangan (NGU-2), Pembangunan 2Â flowline dari sumur ke setasiun pengumpul (SP) Kemuning, Pembangunan setasiun pengumpul (SP) Kemuning yang terdiri dari separation system, gas metering system, liquid storage and utilities, serta Trucking luiquid (Condensate dan air) dari SP Kemuning ke SP Nglobo.
Untuk perkiraan on-stream, menurut dia, dalam jangka waktu 8 bulan setelah persetujuam PoD dengan plateau rate 8,53.
“Saya satu-satunya peserta yang tanya masalah perkiraan produksi POD 1 Lapangan Kemuning dan keekonomian,†ujarnya.
Perwakilan Dinas ESDM Jawa Tengah, Agus Sugiharto, membenarkan adanya pengajuan PoD tersebut.
“Nanti setelah ditanda tangani Menteri ESDM mungkin akhir bulan ini persipan PoD-nya,†ungkap Agus.
Humas SKK Migas, Dony Arianto, saat dikonfirmasi mengaku tidak diperkenankan menyampaikan data teknis.
“Mungkin bisa langsung ke KKKS,†ujarnya.
Sementara, Gayatri Humas PEPC ADK, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.(ams)