SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Bhakti sosial (Baksos) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora, menyalurkan sebanyak 30 tangki air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di 8 desa terdampak kekeringan.
Penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap bekerja sama dengan Polres dan Dinas Komunikasi dan Informasi Blora.Â
Penyaluran bantuan air bersih dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang dan Ketua PWI Blora, Wahono.Â
“Ini sebagai bentuk kepedulian jurnalis Blora akan bencana kekeringan yang melanda warga,†kata Ketua PWI Blora, Wahono, Selasa (22/10/2019).Â
Disampaikan, jika biasanya para wartawan hanya memberitakan saja.Namun melalui bakti sosial ini ingin berbuat lebih, dengan menyumbang air bersih kepada warga yang kekeringan.
“Semoga bantuan bisa bermanfaat bagi warga,” ujarnya.Â
Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang mengapresiasi langkah yang dilakukan PWI. Dia menyampaikan, selain menyumbang bantuan air bersih juga akan digelar pengobatan gratis bagi warga. Â
“Ini langkah baik yang dilakukan teman-teman PWI. Jadi nanti selain bantuan air bersih, juga kita akan gelar pengobatan gratis bagi warga. Jadi sambil nunggu bantuan datang, warga bisa berobat dulu,†kata kapolres.Â
Sedangkan 8 desa yang menjadi sasaran, diantaranya Desa Dluwangan, Nglangitan, Sembongin, Badongsari serta empat desa di Kecamatan Cepu.Â
Salah satu warga Dluwang, Kecamatan Blora, Sri Wulandari menyambut baik bantuan ini. Menurutnya, sudah hampir 5 bulan warga kesulitan air bersih. Untuk mendapatkan air bersih, warga harus membelinya Rp3.000 setiap satu becak. Â
Dia bersukur dan mernyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Sebab, warga di desanya memang kekurangan air.
“Biasanya ambil di sungai cuma saat ini sudah kering. Jadi kita saat ini harus beli ke warga satu becaknya RP3.000. Untuk setiap harinya kami membutuhkan 2 becak,†ujarnya.