SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Kebakaran hebat terjadi di Dukuh Petak RT/RW 03/06, Kelurahan Tambakromo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (23/10/2019). Sebuah rumah, surat berharga, dan harta benda lainnya yang ada di dalam rumah hangus terbakar. Beruntung, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Sementara, kerugian ditaksir mencapai Rp170juta.
Rumah tersebut dihuni 5 orang. Saat kejadian, hanya ada 2 orang, dan berhasil menyelamatkan diri saat si jago merah menghanguskan rumah yang diketahui milik Mbah Yadi (85) yang saat kejadian tidak berada di rumah. Hanya istrinya bernama Kamirah (70) yang berada di dalam rumah bersama satu orang cucunya juga berhasil menyelamatkan diri.
Menurut Dewi (25), saksi mata, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan cepat api membesar karena angin sangat kencang, dan hanya kurang dari satu jam rumah ludes dilalap api.
“Api dari tengah dekat kamar. Kemungkinan dari korsleting arus pendek listrik,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WIB cucu Mbah Kamirah sedang di kamarnya. Sedangkan Mbah Kamirah sedang mandi. Namun belum selesai mandi dia mendengar teriakan dan mengetahui rumahnya dalam keadaan terbakar.
“Jadi langsung lari menyelamatkan diri,” ujarnya.
Suraji, Modin Kelurahan Tambakromo, saat di lokasi kejadian menduga, api berasal dari sambungan listrik.
“Api sepertinya muncul dari meteran listrik lalu muncul dari atas,” kata dia.
Pantauan di lapangan, sebanyak 4 unit Pemadam Kebakaran terlibat menjinakkan api. Dari PPSDM Migas, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dan Satpol PP Blora.
Terpisah Lurah Tambakromo, Sumarsono, menyampaikan, surat-surat berharga, emas, rumah, dan sejumlah harta lain hangus terbakat.
“Kalau ditaksir, kerugian kira-kira Rp170 juta,” ungkapnya.(ams)