SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Sejumlah warga di wilayah Desa Mojodelik, kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih, baik untuk konsumsi air minum maupun kebutuhan mandi setiap hari.Â
Kondisi tersebut membuat Unit Pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh NU (UPZISNU) Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Gayam tergerak mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat di daerah tersebut.Â
“Sudah tiga hari ini kita mendistribusikan air bersih sebanyak sepuluh tangki berukuran 8000 liter di desa tersebut,” ujar Ketua Unit Pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh NU (UPZISNU) Gayam, Imam Hambali kepada suarabanyuurip.com, Rabu (30/10/2019).Â
Bantuan tersebut merupakan infaq dari warga NU di kecamatan Gayam yang dihimpun salah satu lembaga NU tersebut, guna untuk program sosial seperti diantaranya bantuan air semacam ini.Â
“Ini merupakan amal warga yang kita saluran untuk yang membutuhkan, tentunya atas petunjuk para kyai dan pengurus MWC NU,” tambahnya
Selain di Desa Mojodelik, bantuan air bersih diberikan juga di desa lain seperti halnya desa Begadon dan beberapa desa lainya. Pihaknya kepada pengurus ranting NU untuk segera menginformasikan apabila di daerah Kecamatan Gayam yang membutuhkan bantuan air bersih.
“Kami masih menginventarisir daerah – daerah yang sangat membutuhkan bantuan, nanti kalau ada permintaan dari pengurus NU setempat, akan segera kita realisasi,” tegasnya menerangkan.
Pihaknya berharap, dengan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu mencukupi kebutuhan air selama musim kemarau berlangsung.
“Tentu kami juga berdoa agar segera masuk musim penghujan agar sumber air bawah tanah kembali stabil,” pungkasnya. (rien)