Polres Bojonegoro Tunggu Hasil Observasi Pelaku Pembunuhan di Manukan

Kapolres Bojonegoro AKPB Ary Fadli

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, sampai saat ini belum menentukan pelaku pembunuhan yang terjadi di Desa Manukan, Kecamatan Gayam, pada 24 Oktober 2019 lalu.

Kapolres AKBP Ary Fadli mengatakan, saat ini masih menunggu hasil observasi pelaku yang masih berhubungan saudara dengan korban.

Pelaku berinisial Jat (27) diamankan Kepolisian setelah korban Mbah Inni (85) dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah di kepala. Diketahui, pelaku merupakan cicit dari korban atau cucu dari anaknya. Sementara dilokasi ditemukan pacul bekas pemukulan tersebut.

“Tunggu hasil dari RS ya, sekitar dua minggu lagi. Apakah pelaku ini mengalami gangguan jiwa atau tidak,” ungkapnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Manukan, Warngun, membenarkan adanya kasus dugaan pembunuhan tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada kabar apakah itu murni pembunuhan atau faktor lain.

“Yang jelas, ada luka dikepalanya,” ujar kades sekitar Lapangan Migas Banyu Urip, Blok Cepu ini.

Dia menceritakan, pada kejadian tersebut, pihaknya mendapat laporan dari cucu korban bernama Tiyono. Bersama perangkat desa lainnya, korban dibawa ke Puskesmas terdekat menggunakan ambulance. Namun, belum sampai tujuan, wanita renta itu sudah meninggal dunia.

Baca Juga :   2.997 Peserta Calon PPPK Bojonegoro Tak Lolos Seleksi Kompetensi

“Setelah dinyatakan meninggal, kami melapor kejadian itu ke polsek setempat,” imbuhnya.

Beberapa jam kemudian, pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi dan diamankan. Pihaknya belum yakin, jika pelaku ada gangguan jiwa.

“Saya lihatnya pelaku ini perilakunya kok normal ya. Tapi kita tunggu hasil dari Kepolisian,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *