SuaraBanyuurip.com -Â Bencana angin kencang di wilayah Bojonegoro yang terjadi, Senin (11/11/2019) kemarin, menjadi perhatian Bupati Anna Muawanah. Bu Anna-sapaan akrab Bupati Bojonegoro-memantau kondisi rumah warga terdampak dan sekaligus memberikan bantuan sembako dan terpal.
Bupati Anna bersama Sekda Nurul Azizah serta didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Sekretaris BPBD, dan Kasi RR memantau langsung rumah rumah warga terdampak di sejumlah kecamatan, Selasa (12/11/2019).
Bupati Anna datang ke Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu; Desa Dander, Kecamatan Dander; Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem; Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari; dan Desa Sendangrejo, Kecamatan Tambakrejo.
“Warga sudah berusaha bergotong royong membantu korban yang rumahnya rusak,” ucap Bupati Anna di sela-sela mengunjungi rumah terdampak di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari.
Saat berkunjung ke lokasi musibah angin kencang, Bupati Anna juga berpesan agar warga lebih berhati-hati saat musim pancaroba seperti sekarang ini. Terlebih pada sore hari karena hujan cenderung turun pada sore hari disertai angin kencang.
“Kami harapkan masyarakat tetap waspada di saat sore hari karena cuaca ekstrem,” ujarnya.Â
Data BPBD Bojonegoro, ada 44 desa di 12 kecamatan di Bojonegoro terdampak angin kencang yang disertai hujan es. Sebanyak 28 pohon tumbang, 19 rumah roboh dan rusak berat, 13 rumah rusak sedang, serta 41 rumah rusak ringan.Â
Kerugian akibat angin kencang yang melanda Bojonegoro untuk tanggal 9 November mencapai sekitar Rp 1,9 miliar. Kerusakan berdampak di 44 desa di 12 kecamatan mengakibatkan 1.377 rumah dan 23 fasilitas umum rusak. Sedangkan kerugian untuk dampak angin kencang pada Senin sore kemarin ditaksir mencapai Rp 365 juta.
Kepala BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni menambahkan, berdasarkan surat edaran Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Malang, prakiraan hujan terjadi bulan November – Januari 2020. Pada bulan November diperkirakan Kabupaten Bojonegoro memiliki nilai curah hujan menengah, dengan rata-rata curah hujan mencapai 151-200 mm. Kemungkinan hujan intensitas sedang terjadi disebagian besar wilayah Bojonegoro
Sedangkan memasuki bulan Desember curah hujan di Bojonegoro masih diangka 151-200 mm. Dimungkinkan terjadi hujan intensitas sedang.Â
“Bulan Januari 2020 curah hujan di Bojonegoro masuk dalam kategori menengah – tinggi, dengan rata-rata 201-300 mm,” ujarnya.(rilis BPBD Bojonegoro)Â