EMCL dan Ademos Laksanakan Lokakarya Peningkatan Kapasitas Kartar

Lokakarya EMCL dan Ademos

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) berkolaborasi dengan mitranya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Asosiasi Untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Ademos) melaksanakan Lokakarya Peningkatan Kapasitas Karang Taruna (Kartar) sejak tanggal 22 sampai 24 November 2019 di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut Selaras dengan semangat pemerintah untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Sasaran kegiatan ini adalah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna dari 13 desa di empat kecamatan di Bojonegoro.

Melihat geliat semangat pemuda Bojonegoro dalam membangun desa, EMCL dan Ademos kemudian berinisiatif untuk melaksanakan lokakarya ini agar kapasitas pemuda dalam forum karang taruna di desa masing-masing meningkat. Meningkatnya kapasitas pemuda ini tentu akan memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan desa.

Sejumlah 39 pemuda karang taruna mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang sudah direncanakan, antara lain sharing session bersama Public Government Affairs (PGA) EMCL, diskusi dan dialog interaktif antar pemuda dengan tokoh-tokoh muda yang cukup berpengaruh dalam pembangunan, dan studi tiru di Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.

Baca Juga :   Ahli Waris Lahan RPH Banjarsari Minta Pemkab Bojonegoro Beli atau Bongkar Bangunan

Turut hadir dalam forum tersebut Farida Hidayati Anggota DPR RI yang memberikan motivasi kepada para peserta diskusi.

“Sebaiknya kita itu tidak usah gengsi untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan di sektor pertanian maupun sektor perikanan di Bojonegoro. Karena itu merupakan potensi yang ada di wilayah Bojonegoro,” kata Farida dalam rilis yang dikirim Ademos, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (24/11/2019) malam.

Selain itu hadir pula Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bojonegoro, Agus Supriyanto.

“Kita sebagai anak muda harus menggali inovasi dan kreatifitas khususnya di bidang industri agar produk-produk yang dihasilkan oleh Bojonegoro semakin beragam. Serta yang lebih penting dari itu adalah membuat merk untuk menghargai hak cipta warga Bojonegoro sehingga tidak mudah ditiru oleh pihak lain,” tutur Agus Supriyanto.(red) 

Berikut Data Kartar Desa Peserta Lokakarya :

Kecamatan Dander

1. Kartar Desa Ngulanan

2. Kartar Desa Ngablak

3. Kartar Desa Sumbertlaseh

4. Kartar Desa Ngumpakdalem

Kecamatan Ngasem

1. Kartar Desa Jampet

2. Kartar Desa Bareng

3. Kartar Desa Jelu

Baca Juga :   250 KK Ring 1 Lapangan Sukowati Terima Bantuan Sembako

4. Kartar Desa Wadang

5. Kartar Desa Tengger

Kecamatan Kalitidu

1. Kartar Desa Sukoharjo

2. Kartar Desa Leran

Kecamatan Kapas

1. Kartar Desa Sembung

2. Kartar Desa Ngampel

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *