SuaraBanyuurip.com -Â Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mempertanyakan besaran investasi yang mencapai Rp40 triliun tahun 2019.Â
“Sebesar itu darimana saja? Jangan-jangan cuma dari proyek migas Jambaran-Tiung Biru ?” kata Anggota Banggar, Lasuri, saat rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2020 di ruang Paripurna, Rabu (27/11/2019).Â
Pihaknya meminta rincian investasi sebesar Rp40 triliun tersebut untuk melihat kesuksesan program Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) termasuk standart layanan publik.Â
“Kalau bisa dibuka semua datanya, investasinya ini bentuknya apa? Karena bisa untuk mengurangi angka pengangguran,” tandas Politisi asal Partai Amanat Nasional (PAN).Â
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Bojonegoro, Gunardi, membenarkan jika nilai investasi Rp40 triliun tersebut sebagian besar memang berasal dari proyek Lapangan Unitisaai Gas JTB yang dikelola oleh Pertamina EP Cepu (PEPC).Â
“Investasi di Bojonegoro berasal dari banyak sektor, terbesar dari JTB,” pungkasnya tanpa menyebut secara rinci investasi yang masuk.(rein)
Â